Berita UtamaPendidikan

Larang Siswi Gunakan Lipstik

SMKN-1
ILUSTRASI: Sejumlah siswa SMKN 1 Kota Bekasi saat duduk di lorong sekolahnya. Sekolah ini melarang siswi menggunakan lipstik. Dewi Wardah Radar Bekasi

Radarbekasi.id – Beragam cara bisa dilakukan sekolah untuk mendidik siswa disiplin dan fokus belajar. Seperti yang dilakukan oleh SMKN 1 Kota Bekasi ini. Sekolah yang berada di kecamatan Bekasi Barat tersebut melarang siswi menggunakan lipstik saat ke sekolah.

Setiap pagi, salah seorang guru berjaga di pintu gerbang sekolah untuk memantau siswi yang menggunakan lipstik. Jika ada yang kedapatan, maka siswa tersebut diminta untuk menghapus lipstiknya.

Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SMKN 1 Kota Bekasi Naman menjelaskan, program tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah menghindari hal negatif di lingkungan sekolah. Dengan adanya peraturan tersebut, pihak sekolah yakin siswa akan lebih fokus dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kelas, serta tidak menimbulkan masalah di lingkungan sekolah.

”Dengan adanya praturan ini, diharapkan siswa akan lebih fokus kepada kegiatan KBM didalam kelas, karna sebenarnya siswa datang kesekolah itu untuk belajar bukan untuk memperlihatkan kecantikan ataupun dandananya,” ujarnya saat ditemui Radar Bekasi, Selasa (3/12).

Menurutnya, siswa yang menggunakan lipstik di lingkungan sekolah akan menimbulkan dampak negatif berupa bullying serta kelompok berteman yang saat ini dikenal dengan julukan geng. ”Banyak dampaknya karna tidak semua siswa suka menggunakan lipstik maka nantinya dikhawatirkan akan timbul sifat mencela sesama temannya, kemudian akan menimbulkan kelompok bermain atau yang kita kenal geng-gengan,” tuturnya.

Penerapan peraturan tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama untuk penyesuaiannya, pihak sekolah sudah membuat suatu tim disiplin yang setiap hari bertugas untuk memeriksa seluruh siswa ketika memasuki gerbang sekolah SMKN 1 Kota Bekasi.

”Kita punya tim khusus yaitu tim disiplin yang setiap hari bertugas di depan gerbang sekolah, karna jika siswa sudah memasuki gerbang sekolah maka seutuhnya mereka adalah tanggung jawab kami yaitu pihak sekolah maka dari itu kami ingin menjaga anak-anak kami agar tidak terdampak hal-hal yang negatif,” tukasnya.

Sementara itu salah satu siswi SMKN 1 Kota Bekasi Devia Sahra Husein mengaku setuju dengan adanya peraturan tersebut. Menurutnya, saat ini belum waktunya pelajar menggunakan alat make-up secara berlebihan ketika berada di lingkungan sekolah.

”Menurut saya belum sewajarnya kita sebagai pelajar berdandan secara berlebihan baik di dalam lingkungan sekolah ataupun di luar lingkungan sekolah, karna semua itu ada masanya kita nikmati aja dulu masa-masa kita menjadi pelajar dengan cara giat belajar dan malakukan hal-hal yang positif didalam lingkungan sekolah,” tandasnya. (dew)

Tags

Tinggalkan Balasan

Close