Berita UtamaPolitik

Serap Keluhan SMA/SMK, Pemuda dan Kelompok Tani-Nelayan

Reses Heri Koswara Anggota Komisi 5 DPRD Jabar

Hero Koswara
FOTO BERSAMA: Anggota DPRD Jabar Heri Koswara Dapil Kota Bekasi-Depok berfoto bersama saat reses dengan masyarakat pada Senin (2/12).

Radarbekasi.id – Anggota DPRD Jawa Barat Heri Koswara terus menyerap aspirasi masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bekasi-Depok dalam masa reses. Masalah biaya SMA dan SMK, peran pemuda serta aspirasi kelompok tani dan nelayan, paling banyak mencuat dalam pertemuan dengan masyarakat sejak hari pertama reses.

Dalam kunjungannya di masa reses tersebut, politisi dari Fraksi PKS itu mendengarkan banyak sekali keluhan dan aspirasi dari masyarakat. Diantaranya terkait keluhan pungutan liar di SMA dan SMK.

”Katanya SPP untuk SMA dan SMK gratis. Tapi fakta di lapangan berbeda. Masih banyak sekolah-sekolah yang melakukan pungutan liar alias pungli,” ungkap mantan anggota DPRD Kota Bekasi tiga periode ini.

Karena itu, sambung pria yang duduk di Komisi 5 DPRD Jabar ini, dirinya akan memberi perhatian penuh terhadap keluhan masyarakat terkait pungli di SMA dan SMK. ”Fakta-fakta ini tidak akan berhenti di reses saja. Saya akan tindaklanjuti sehingga tidak ada lagi siswa SMA maupun SMK yang terkena pungli,” beber anggota dewan Provinsi Jabar yang juga ketua DPD PKS Kota Bekasi ini.

Selain masalah biaya siswa SMA dan SMK yang banyak dikeluhkan, mantan Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi ini juga mengaku menyerap aspirasi dari kalangan pemuda.

Heri Koswara
RESES: Anggota DPRD Jabar Heri Koswara Dapil Kota Bekasi-Depok saat reses dengan masyarakat pada Senin (2/12).IST FOR RADAR BEKASI

’”Selama ini peran pemuda ternyata masih banyak yang belum mendapat perhatian khusus. Mereka minta ada semacam wadah khusus untuk berekspresi. Dan saya siap membantu memfasilitasi,” beber pria alumni UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta ini.

Herkos, begitu biasa disapa, menyebut keluhan lain yang sering disampaikan warga saat dirinya reses datang dari kelompok tani dan nelayan. Para kelompok tani dan nelayan di Kota Bekasi meminta perhatian khusus dari Provinsi Jabar.

”Mereka pembudidaya ikan hias dan taman hias, misalnya kurang mendapat sentuhan dari Pemkot Bekasi. Sedangkan di Provinsi Jabar program-program bagi mereka itu banyak sekali. Nah, saya akan membawa aspirasi mereka itu ke provinsi sehingga menjadi program yang konkret,” tandasnya.

Sekadar diketahui masa reses anggota DPRD Provinsi Jabar kali ini berlangsung mulai 2-11 Desember. Sejak Senin (2/12), politisi asal Jatiasih, Kota Bekasi itu sudah menyambangi warga Margajaya Bekasi Selatan (Kota Bekasi), Mustikajaya (Kota Bekasi), Jatiasih (Kota Bekasi) dan Depok. Hari ketiga ini, rencananya akan menyambangi wilayah Bekasi Barat dan Bekasi Utara.(zar/adv)

Tags

Tinggalkan Balasan

Close