Berita UtamaPolitik

Hadir Munas Tanpa Kepengurusan

MS Calon Sekretaris DPD Golkar

Golkar
FOTO BERSAMA: Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Eka Supria Atmaja (kedua dari kiri), Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Amin Fauzi (pertama dari kiri) berfoto bersama dengan demisioner pengurus DPD Golkar Kabupaten Bekasi saat menghadiri Munas Partai Golkar. IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Sebanyak lima orang kader DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi hadir dalam Musyawarah Nasional (Munas). Meskipun, sampai saat ini kepengurusan partai tersebut belum terbentuk.

Lima orang tersebut ialah, Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Eka Supria Atmaja, dan empat orang demisioner pengurus yakni dirinya, Muhtada Sobirin, Nafril Chaniago, dan Maya Kurniasari.

Demisioner Sekretaris Golkar Kabupaten Bekasi, Son Haji mengatakan, kehadiran ketua dan demisioner pengurus DPD Golkar Kabupaten Bekasi dalam Munas berlandaskan pada surat tugas khusus dari DPD Golkar Jawa Barat yang memerintahkan untuk hadir.

Dari kelima orang yang hadir, dua orang ditentukan DPD Golkar Jabar dan tiga orang lagi ditentukan ketua DPD Golkar Kabupaten. Sayangnya, dirinya tidak bisa menjelaskan dengan detail mengenai surat tersebut, dengan alasan tidak punya wewenang untuk menjelaskan itu.

”Bukan wewenang saya, silahkan lebih detailnya tanyakan ke DPD Jabar, karena kebijakannya ada di DPD Jabar. Yang jelas pada Munas ada lima orang perwakilan DPD Golkar Kabupaten yang hadir,” katanya, Rabu (4/12).

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Amin Fauzi membenarkan bahwa pihaknya menugaskan lima orang untuk hadir dalam Munas. Kemudian untuk yang menentukan siapa saja yang hadir, diserahkan ke ketua DPD Golkar Kabupaten dan Jawa Barat dan diperkuat dengan surat pengantar, tugas, dan penugasan bagi peserta.

”Lima orang itu penugasan dari Jawa Barat, karena Jawa Barat punya hak otoritas itu. Jadi sah-sah saja, dan yang menentukan siapa saja yang hadir diserahkan ke ketua Golkar Kabupaten,” ujarnya saat dihubungi.

Dia menyatakan, kelima orang yang hadir sebagai peserta dalam Munas, bisa memberikan dukungan kepada calon ketua umum (caketum) Partai Golkar. Hanya saja, untuk suara dalam Munas sudah dilimpahkan semua ke Golkar Jawa Barat.
”Kalau suara dari Golkar Kabupaten Kota yang ada di Jawa Barat sudah dilimpahkan kepada Golkar Jawa Barat. Kita (Jawa Barat) dukung Pak Airlangga untuk kembali menjadi ketua umum,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, dirinya menambahkan, kepengurusan DPD Golkar Kabupaten Bekasi akan dibentuk pasca Munas. ”Tim formatur akan mengadakan pertemuan untuk membahas susunan pengurus DPD Golkar Kabupaten Bekasi masa bakti 2019-2024. Saya sudah ngobrol dengan Pak Eka selaku ketua formatur,” tuturnya.

Menurutnya, sampai saat ini tim formatur belum bisa memastikan siapa saja yang akan masuk dalam komposisi. Kendati demikian, dia menegaskan, seluruh kader memiliki kesempatan menjadi pengurus.

”Kalaupun dari luar partai tapi dia punya basis masa, bisa saja bergabung, atau dari kalangan lain yang mau bergabung masih sangat terbuka. Nanti semuanya akan diputus oleh tim formatur, termasuk jumlah pengurus,” bebernya.

Untuk persoalan mengenai siapa yang akan menjadi sekretaris DPD Golkar Kabupaten Bekasi, secara gamblang dirinya menegaskan, bahwa Eka sudah komitmen untuk menunjuk seseorang.

”Itu salah satu komitmen yang kita bangun bersama Pak Eka, dan sepertinya untuk Sekjen tidak ada seleksi, dan saya sebagai perwakilan formatur dari Golkar Jawa Barat sepakat dengan nama tersebut. Namanya berinisial MS,” jelasnya. (pra)

Tags
Close