Berita UtamaOlahraga

Pembagian Cabor Porda 2022 Rampung

Tasikmalaya Dipilih jadi Lokasi Opening

Porda
FINAL: Ketua KONI Jabar Ahmad Saefudin (ketiga kiri) ketika proses pendantanganan kesepakatan cabor Porda tiga wilayah di Aula KONI Jabar, Jalan Pajajaran Bandung.DANI IBRAHIM/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat akhirnya memutuskan tiga wilayah yang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIV Jawa Barat 2022.

Proses finalisasi venue cabang olahraga yang akan digunakan pada perhelatan olahraga multievent empat tahunan itu sudah dilakukan. Untuk tuan rumah pertama yakni Tasikmalaya mendapat bagian 33 cabang olahraga (Cabor), Kabupaten Bandung Barat 20 Cabor dan Kabupaten Subang 17 Cabor.

Finalisasi ditandai dengan penandatanganan kesepakatan penetapan venue di masing-masing penyelenggara.

”Penetapan Jumat (29/11) lalu, di Kantor KONI Jabar. Dan sudah disepakati tiga tuan rumah. Kalau dilihat dari persentase pembangunan dari semua venue tidak lebih dari sepuluh persen yang membangun baru. Jadi ada yang memperbaiki dan melakukan penyewaan. Jadi tidak terlalu sulit,” ujar Staf Komunikasi KONI Jabar, Panji Qadhafi.

Opening ceremony rencananya bakal berlangsung di Kota Tasikmalaya. Sedangkan untuk closing ceremony kedua daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kabupaten Subang berpeluang.

”Untuk opening ceremony kita nyatakan digelar di Kota Tasikmalaya. Sedangkan untuk closing alternatif di KBB tapi kalau Subang juga menginginkan, bisa dilakukan di dua tempat. Fleksibel kalau olahraga mah,” ujarnya.

Dilain tempat, Ketua Umum KONI Kabupaten Bekasi, Reza Lutfi mengakui hasil finalisasi cabor. Total yang harus disiapkan, yakni 71 cabor, sesuai hasil penetapan.

”Ya, 71 satu cabor. Kita pastikan bisa ikut serta semua cabang yang dipertandingkan,” imbuhnya.

Meski begitu, strategi menghadapi Porda, tidak luput dari pembahasan. Meski yang terpenting saat ini kata dia, melihat potensi cabor dan atlet untuk target juara umum.

”Bila melihat tren, semua wilayah pasti sudah mulai menghitung peluang-peluang melihat dari finalisasi cabor oleh KONI Jabar,” katanya.
Namun, KONI Kabupaten Bekasi mengklaim jumlah cabor tidak menjadi masalah utama. Sejauh ini, persiapan cabor baru, diakui Reza sudah berjalan.

”Kita yang terpenting menghitung peluang medali emas dari semua cabang yang dimiliki. Kita sejauh ini optimis, karena bila mengukur pada kekuatan, kita masih bersaing dengan Kota Bandung saja,” tukasnya. (dan)

Related Articles

Back to top button