Berita UtamaPendidikan

Larang Murid Pacaran Agar Fokus Belajar

SMK-Bina-Husada-Mandiri
ILUSTRASI: Sejumlah siswa SMK Bina Husada Mandiri Kota Bekasi berdiskusi di teras kelas. Sekolah ini melarang siswanya pacaran.Dewi Wardah Radar Bekasi

Radarbekasi.id – SMK Bina Husada Mandiri Kota Bekasi melarang muridnya pacaran. Peraturan ini diterapkan agar peserta didik bisa fokus dalam menuntut ilmu.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMK Bina Husada Mandiri Kota Bekasi Chairul Umam menjelaskan, peraturan tersebut didasari oleh ilmu Hadis dan Alquran, yang tidak memperbolehkan umatnya mendekati zinah ataupun perbuatan negatif lainnya yang ditimbulkan dari berpacaran.

”Karena siswa SMK Bina Husada Mandiri Kota Bekasi ini mayoritas umat muslim, maka kami putuskan untuk menerapkan peraturan tersebut,” jelasnya kepada Radar Bekasi, Senin (9/12).

Chairul meyakini, adanya peraturan ini dapat meminimalisir terjadinya hal negatif yang riskan dilakukan oleh remaja. Peraturan yang telah mendapatkan persetujuan dari orang tua murid ini sudah berjalan selama sembilan tahun.

”Ini adalah salah satu langkah pihak sekolah untuk melindungi siswa agar tidak terjerumus dengan hal-hal yang negatif,” ujarnya.

Pihak sekolah akan memberikan pembinaan bagi siswa yang terbukti tak mentaati peraturan tersebut. Namun jika siswa masih melakukan hal yang sama, sanksi tegas akan diberikan. Sanksi ini juga berlaku bagi siswa yang terbukti berboncengan sepeda motor dengan teman lawan jenisnya.

”Sanksi tegas berupa tidak menaikan kelas,” tegasnya.

Dengan adanya peraturan ini terlihat perubahan yang cukup signifikan didalam diri masing-masing siswa. Salah satunya seperti kegiatan belajar mengajar lebih kondusif serta daya tangkap siswa dalam menerima materi pembelajaran lebih baik.

”Perubahannya cukup baik terlihat dari perolehan nilai masing-masing siswa, mereka yang tidak mementingkan hal tersebut akan lebih fokus untuk meraih ilmu serta nilai yang cukup baik,” pungkasnya.

Salah satu siswa SMK Bina Husada Mandiri Kota Bekasi Fadlan Amir Furqon mengatakan, peraturan ini baiknya dapat diikuti oleh seluruh sekolah yang ada. Menurutnya, adanya peraturan ini siswa lebih fokus dalam belajar.

”Peraturan ini sangat penting sekali, walaupun ini bukan pesantren tapi saya merasakan sekali suasana keagamaan yang cukup kental. Kemudian jika peraturan ini dapat diterapkan oleh seluruh sekolah mungkin kualitas anak-anak bangsa akan lebih baik lagi karena tidak dipusingkan dengan hal-hal yang tidak memiliki nilai positifnya sama sekali,” kata Fadlan. (dew)

Tags
Close