Politik

Minta Panlih Tunggu Keputusan Terbaru

Radarbekasi.id – Panitia pendaftaran calon wakil bupati (cawabup) Bekasi dari Partai Golkar mengusulkan agar panitia pemilihan (Panlih) DPRD Kabupaten Bekasi menunggu keputusan dari DPP Partai Golkar terkait dengan rekomendasi cawabup.

Salah satu Panitia Pendaftaran Cawabup Bekasi dari Partai Golkar, Ahmad Budiarta mengatakan, bahwa benar bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mendapatkan rekomendasi cawabup dari DPD Partai Golkar Jawa Barat. Rekomendasi tersebut atas nama Amin Fauzi.

Menurutnya, bisa saja nama Amin Fauzi yang direkomendasikan pimpinan pusat partainya. Karena, akan ada pembentukan kepengurusan baru.

”Pasca-Munas kepengurusan DPP baru, bisa saja apa yang disampaikan Bupati itu benar, menunggu keputusan terbaru dari DPP, apakah rekom Amin Fauzi diakomodir atau tidak,” katanya kepada Radar Bekasi, Selasa (10/12).

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, keukeuh menerima tiga nama calon wakil bupati dari Partai Golkar. Yakni, Ahmad Marzuki, Tuti Nurcholifah Yasin dan Amin Fauzi. Hal itu berdasarkan rekomendasi yang dia dapat dari Partai Golkar.

Namun, hal yang disampikan Eka berbeda dengan yang disampaikan Wakil Sekretaris DPD Golkar Jawa Barat, Agus Sihombing.

Menurut Agus, DPP Partai Golkar hanya menyerahkan dua nama Cawabup yakni Ahmad Marzuki dan Tuti Nurcholifah Yasin.

”Tidak ada nama Amin Fauzi, Partai Golkar menegaskan sampai hari ini hanya ada dua nama yang dikeluarkan oleh DPP Partai Golkar, tidak ada nama lagi,” katanya usai mewakili Partai Golkar untuk bertemu dengan Panitia Pamilihan (Panlih) wakil bupati di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Senin (9/12).

Menaggapi hal itu, Eka mengaku memegang rekomedasi secara tertulis perihal tiga nama yang dia sebut. Dirinya pun enggan menanggapi terlalu jauh mengenai jumlah nama cawabup yang masuk ke dirinya.

”Buktinya ada, terlepas dari DPP maupun DPD itu dari Partai Golkar,” ujarnya. (pra)

Tags
Close