BekasiBerita UtamaCikarang

Modus Baru Pengedar Narkoba

Simpan Sabu dalam Baterai

PERLIHATKAN BB: Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Sujono (tengah) bersama jajarannya memperlihatkan Barang-Bukti (BB) narkotika jenis sabu yang disimpang dalam baterai, saat ungkap kasus di Polsek Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (10/12). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Polisi Sektor (Polsek) Cikarang, Kabupaten Bekasi mengungkap modus baru dalam peredaran narkoba jenis sabu yang dimasukkan dalam baterai yang sudah dimodifikasi.

Pelaku yang berinisial AH (35) ditangkap pihak Polsek Cikarang Utara di Kampung Gandu RT 002/005, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kamis (28/11) lalu.

”AH yang sehari-hari berprofesi sebagai penyervice elektronik ini nyaris berhasil mengelabui pihak kepolisian. Namun saat diperiksa, di dalam batu baterai AH tersebut tersimpan narkoba jenis sabu seberat 0,63 gram,” tutur AH, Selasa (10/12).

Dari keterangan AH, dia mendapatkan batu baterai tersebut dari rekannya yang menjual sabu ke dirinya. Batu baterai tersebut memang digunakan untuk menyimpan sabu miliknya, agar tidak dicurigai oleh pihak kepolisian.

”Ini dikasih sama teman, termasuk alatnya juga. Saya hanya pengguna, bukan pengedar, dan kalau mau beli dianterin,” ucap saat dimintai keterangan.

Sebagai penyervice elektronik, dia mengkonsumsi narkoba jenis sabu ini agar tenang saat bekerja (membenarkan barang yang rusak). Dan ini sudah dilakukan selama delapan bulan belakangan. ”Biar tenang saja ketika melakukan service,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Sujono menjelaskan, penangkapan pelaku AH berawal saat anggotanya melakukan penyamaran sebagai warga biasa di lokasi tempat transaksi narkoba dilakukan.

”Saat itu, anggota melihat AH mendatangi lokasi dan mencari sesuatu tidak jauh dari lokasi pemantauan. Tidak lama kemudian, ketika AH hendak pergi dari lokasi, anggota langsung memberhentikan dan melakukan pemeriksaan,” beber Sujono.

Lanjutnya, pelaku AH sempat mengecoh anggota di lapangan ketika memberi keterangan usai membeli batu baterai yang diperlihatkan ke pihak kepolisian. Sayangnya, modus AH ketahuan setelah batu baterai tersebut dibuka, dan ternyata berisi narkoba jenis sabu.

”Modus pengedaran narkoba dengan cara seperti ini memang baru terjadi di wilayah hukum Polres Metro Bekasi. Kalau kurang teliti, enggak bakalan ketahuan, karena adanya di dalam batu baterai. Kami sempat tertipu, untungnya dilakukan pemeriksaan terus, sampai akhirnya ketahuan,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 Undang-Undang RI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. (pra)

Related Articles

Back to top button