Pendidikan

Usulkan Materi Mapel Bahasa Inggris Diperbarui

Mapel
ILUSTRASI: Siswa salah satu sekolah di Kota Bekasi asyik berbincang di lorong sekolah. Sejumlah pihak sekolah di Kota Bekasi tak setuju rencana penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris pada kurikulum selanjutnya.Dewi Wardah Radar Bekasi

Radarbekasi.id – Sejumlah pihak sekolah di Kota Bekasi tak setuju rencana penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris pada kurikulum selanjutnya. Mereka mengusulkan lebih baik materinya diperbarui dengan menyesuaikan kebutuhan saat ini.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMPN 34 Kota Bekasi Cucu Setyorini berpendapat, rencana penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris pada kurikulum selanjutnya tidak dapat menjadi solusi yang baik untuk memajukan pendidikan. Pasalnya, akan banyak guru kehilangan jam mata pelajaran.

Akibatnya, siswa akan tidak mampu menguasai bahasa asing dengan baik. Oleh karena itu, Cucu sebagai pendidik dengan tegas tak setuju rencana tersebut.

”Tentu tidak setuju, sebab nantinya banyak guru Bahasa Inggris yang tidak dapat jam mengajar. Apalagi saat ini guru mata pelajaran Bahasa Inggris sudah banyak diahlikan untuk mengajar mata pelajaran lain, saya yakin nantinya bukan hanya berdampak kepada guru mata pelajaran saja melainkan akan berdampak kepada siswanya juga,” kata Cucu kepada Radar Bekasi, Selasa (10/12).

Lebih lanjut, dikatakannya lebih baik materi mata pelajaran Bahasa Inggris diubah dengan menyesuaikan kebutuhan pendidikan di era perkembangan saat ini.

”Jangan sampai dihapuskan karena takutnya nanti anak-anak generasi penerus bangsa buta akan bahasa asing sehingga tidak dapat berdaptasi dengan baik untuk dapat memajukan bangsa kita ini,” ucapnya.

Staff Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMAN 7 Kota Bekasi Edi Sunarya mengatakan, jika sampai rencana penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris dilakukan maka menjadi penanda kemunduran dunia pendidikan. Sebab menurutnya, mata pelajaran Bahasa Inggris perlu dipelajarai oleh generasi penerus bangsa.

”Kalau sampai dihapus itu berarti kemunduran dunia pendidikan, karena perlu kita ketahui bahwa Bahasa Inggris adalah bahasa dunia. Karena tujuan pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Edi.

Dikatakannya, penguasaan berbahasa Inggris merupakan salah satu cara generasi muda untuk dapat menjawab tantangan globalisasi. Senada dengan Cucu, Edi pun tak setuju dengan rencana tersebut.

”Tidak perlu dihapuskan yang perlu dilakukan adalah memperbaiki pola kurikulum yang ada saat ini agar dapat memenuhi tuntutan dan kebutuhan globalisasi,” katanya. (dew)

Related Articles

Back to top button