BekasiBerita UtamaOlahraga

NPCI Kab Bekasi Helat Peparpelkab

Jaring Atlet Potensial

PEMBUKAAN: Pengurus NPCI Kabupaten Bekasi dan atlet disabilitas di Peparpelkab I, foto bersama di Stadion Wibawamukti, Kecamatan Cikarang Timur, Rabu (11/12). DANI IBRAHIM/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sebanyak 115 atlet disabilitas unjuk kemampuan pada Pekan Paralympic Pelajar Kabupaten Bekasi (Peparpelkab) I 2019 Kabupaten Bekasi, di Stadion Wibawamukti, Kecamatan Cikarang Timur, Rabu (11/12).

Sekretaris Umum National Paralympics Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi, Norman menyatakan, event olahraga Peparpelkab akan rutin di jalankan setiap dua tahun sekali dan mempertandingkan cabang olahraga yang bernaung di bawah NPCI.

”Ini perdana, 115 atlet berhasil kita jaring. Di event perdana ini, kita baru bisa mempertandingkan empat cabang saja yakni atletik, renang, tenis meja dan catur,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Rabu (11/12).

Norman menjelaskan, pelaksanaan event daerah dua tahun sekali merujuk pada pekan pelajar 2020. ”Ini merupakan tahapan, untuk memaksimalkan peroses pembibitan. Kita helat agenda ini dua tahun sekali, menjaring atlet pelajar untuk bahan nanti 2020, juga untuk Peparda 2022 di Tasikmalaya. Ini ajang seleksi atlet di tingkat daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, tahapan sebelum Peparpelkab sendiri berjalan selama dua minggu. Tepatnya, dimulai sejak awal Desember 2019.

”Awalnya menjaring atlet, klasifikasi, lalu verifikasi penempatan nomor, dan dipertandingkan secara serentak di venue pertandingan yang berada di Stadion Wibawamukti. Tahapan ini memakan waktu sampai dua minggu,” katanya.

Di lokasi yang sama, Ketua NPCI Kabupaten Bekasi, Kardi Leo mengakui akan banyaknya atlet disabilitas yang ada di Kabupaten Bekasi. Dengan event yang dilaksanakan, ia berharap bisa menemukan atlet potensial sebagai bahan regenerasi atlet.

”Kita sudah memiliki fasilitas penunjang untuk NPCI menciptakan benih atlet yang profesional dan memiliki kualitas untuk bersaing dengan daerah lain,” imbuhnya.

Di lain tempat, Kepala Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga, Rahmat Atong menyatakan, kegiatan yang dijalankan sangat memungkinkan untuk munculnya atlet baru usia muda. ”Saya menyambut baik kegiatan ini dan menjadi awalan yang baik terhadap rekan-rekan disabilitas untuk bisa berprestasi di bidang olahraga,” katanya.

Kegiatan tersebut mengambil tema ”Meraih Prestasi Menembus Keterbatasan Menuju Bekasi Baru Bekasi Juara” dengan mempertandingkan empat cabang olahraga.

”Saya sendiri memantau jalannya pertandingan. Memang, setiap peserta memiliki potensi. Pembinaan kedepan akan sangat memungkinkan bagi setiap peserta untuk menjadi atlet yang bisa membanggakan daerah,” tukasnya. (dan/pms)

Close