BEKACITIZENOpini

Pendidikan untuk Perubahan

Oleh : Lenny Siregar

Radarbekasi.id – Pendidikan adalah merupakan sebuah tahapan terukur untuk menggapai tingkat kehidupan sosial yang lebih baik. Tanpa pendidikan sulit bagi siapapun untuk dapat memperbaiki tingkat kehidupan yang mereka tempati karena minimnya bekal atau landasan pendidikan dimana hal tersebut sangat dibutuhkan oleh manusia dalam proses menuju kehidupan yang lebih baik.

Jika kita melihat ke sekeliling kita, realitanya memang tidak semua orang yang memiliki background pendidikan baik bisa meraih kesuksesan. Dan disisi lain, banyak juga sekumpulan orang tanpa riwayat pendidikan yang baik justru bisa menikmati kehidupan yang lebih mapan. Namun secara teori orang yang dibekali dengan ilmu jauh lebih berpeluang untuk menjadi orang sukses.

Segala sesuatu membutuhkan proses. Selama proses tersebut sedang berjalan, manusia diharuskan untuk memperkaya diri dengan bekal-bekal atau landasan yang dapat mengarahkan mereka pada keberhasilan. Disinilah fungsi pendidikan akan memberikan andil untuk membantu manusia menuju jenjang keberhasilan yang diimpikannya. Pendidikan merupakan jembatan mencerdaskan generasi bangsa. Pendidikan memiliki peranan yang begitu penting dalam kemajuan negeri ini.

Apabila masyarakat memiliki pendidikan yang lebih baik, maka kita tidak akan dipandang sebelah mata oleh orang lain bahkan oleh negara lain. Pendidikan merupakan bekal utama dalam kehidupan. Dengan pendidikan kita dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang boleh dikerjakan dan apa yang tidak boleh dikerjakan. Akan tetapi kondisi pendidikan saat ini bisa dikatakan sangat memprihatinkan, dimana moral dan sopan santun siswa masih sangat rendah, banyak dari para pelajar yang suka tawuran dengan sesama pelajar, tindak kekerasan, bahkan mereka tidak lagi memliki rasa malu berpegangan tangan dengan lawan jenisnya di tempat umum. Kurangnya moral serta akidah para pelajar ini dapat dipengaruhi beberapa faktor salah satunya perkembangan teknologi.

Dalam hal ini peranan orang tua dan guru sangat menentukan moral serta sopan santun para siswa. Orang tua bisa melakukan pendekatan-pendekatan terhadap anaknya bahkan orang tua bisa berperan sebagai sahabat anaknya tersebut. Dengan demikian anak akan merasa diperhatikan dan gampang menyampaikan perasaan yang dialaminyaa saat itu. Guru adalah orang tua kedua bagi anak didiknya, guru harus bisa berperan ganda menjadi seorang guru dan menjadi orang tua bagi anak didiknya, guru tidak hanya memiliki tugas mencerdaskan kehidupan bangsa tetapi seorang guru harus mampu menciptakan siswa-siswi yang berkarakter, guru harus menanamkan moral serta akidah yang kuat terhadap anak didiknya.

Berilah contoh yang baik agar anak didik kita dapat mengambil contoh dari gerak-gerik, tutur kata serta tingkah laku kita. Murid yang berkarakter adalah hasil dari guru yang hebat. Sebagai seorang guru atau pendidik kita harus membekali diri dengan niat yang tulus dan sifat ikhlas supaya menjadikan anak didik kita menjadi generasi penerus bangsa yang hebat serta berkarakter. Guru juga harus membekali diri dengan kreativitas yang tinggi dan kompetensi yang cukup. Sifat ikhlas inilah yang jarang dimiliki oleh seorang guru. Banyak diantara mereka merasa apa yang disampaikan tidak setimpal dengan gaji yang mereka dapatkan, akibatnya ketika mereka berada di dalam kelas tidak sepenuhnya.

Kadang mereka menyampaikan materi tidak sepenuhnya, alhasil materi ini disambung ketika les. Nah guru hebat ini menjadi tugas utama kita, menanamkan sifat ikhlas serta niat yang tulus dalam mendidik generasi penerus bangsa. Seorang siswa bukanlah semata-mata mereka yang bertatapan muka dengan kita setiap harinya, melainkan mereka adalah ladang surga bagi kita nantinya (aamiin). Ilmu yang kita sampaikan kepada mereka akan tertanam dan selalu diingat oleh mereka. Suatu saat nanti ketika mereka beranjak dewasa dan menjadi seorang guru seperti kita, ilmu yang pernah mereka dapatkan dari kita akan sampai ke anak didik mereka sampai seterusnya. Itulah ilmu tanpa ada habisnnya selalu mengalir seperti air, sungguh mulia tugas menjadi seorang guru, berbanggalah kita sebagai guru hebat yang melahirkan murid-murid berkarakter diera milenial dan digital kita harus benar-benar mempunyai kreativitas yang tinggi untuk mampu bersaing. Diera digital semua informasi mudah didapatkan melalui internet.

Melalu internet, siswa dengan mudah mengakses berita maupun informasi yang mereka inginkan. Sebagai guru yang mengajar di era milenial, kita juga harus mampu bersaing dengan siswa-siswa kita. Murid yang berkarakter didasari dengan lingkungan yang hebat, ada peranan orang tua, guru serta masyarakat dan pemerintah. Anak-anak harus ditanamkan pendidikan moral serta akidah yang bagus sejak dini, agar mereka bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Seorang guru tidak akan mampu menciptakan siswa yang berkarakter dengan sendirinya, orang tua dan guru harus bekerja sama dalam pendidikan karakter anak yang hebat. Dengan adanya kerja sama yang baik antara guru, orang tua, masyarakat dan pemerintah, maka saya yakin tidak ada anak Indonesia yang akan mengalami kegagalan dan krisis moral. Yang ada hanyalah murid berkarater, berprestasi, budiman, bermoral serta berakhlak mulia membawa nama baik bangsa Indonesia semakin meningkatkan dan dapat meningkatkan kehidupan kedepannya. (*)

Anggota KGPBR

Close