BekasiCikarang

Tol Layang Japek Diresmikan

RESMIKAN TOL ELEVATED: Presiden Joko Widodo (tiga kanan) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri), Bupati Bekasi Eka Supri Atmaja (empat kiri) dan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Ardhianto (kanan) saat meresmikan Tol Jakarta Cikampek Elevated di Km 38 Cikarang Kabupaten Bekasi, Kamis (12/12).IST/RADAR BEKAS

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Masyarakat Bekasi yang biasanya terjebak macet di jalan Tol Jakarta-ikampek, kini bisa bernafas lega. Pasalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Tol layang Elevated sepanjang 39 Km tersebut, kamis siang kemarin. Tol ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan sekitar 30 persen dari sebelumnya.

Presiden ke tujuh ini mengatakan, tol yang terbentang dari simpang susun Cikunir hingga gerbang tol Karawang Barat ini diharapkan, bisa mengurangi kemacetan yang terjadi setiap harinya. Mantan Gubernur Jakarta ini menuturkan, setiap hari ada 200 ribu kendaraan yang melintas di jalur Jakarta-Cikampek.

”Kita harapkan ini bisa mengurai kemacetan yang sering dirasakan oleh masyarakat selama terjebak berjam-jam. Tentu saja ini juga akan mengirit biaya pengeluaran BBM dan lain-lainnya,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja menuturkan, dengan adanya jalan tol layang Jakarta-Cikampek II Elevated ini akan memberikan dampak positif, mengingat Kabupaten Bekasi sebagai daerah industri, aktivitas kendaraan setiap hari sangat padat.

”Tentunya yang pertama dampak positifnya bisa mengurangi kemacetan, yang kedua kita ini daerah industri, tentunya sangat membantu sekali. Terutama bagi masyarakat Kabupaten Bekasi untuk terhindar dari kemacetan,” tuturnya.

Selain itu, pria yang juga Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi ini mengharapkan, akan ada dampak perekonomian di Kabupaten Bekasi, setelah adanya Japek II Elevated. ”Barangkali ini semua nantinya akan berdampak pada perekonomian yang ada di Bekasi,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombespol Candra Sukma Kumara mengatakan, jalan tol layang Jakarta-Cikampek II Elevated ini terbentang sekitar 28 Km di wilayah Kabupaten Bekasi, dan akan mengurangi kemacetan dipintu tol Cibitung, Tambun, maupun Cikarang Barat.

”Dengan adanya ini mudah-mudahan bisa mengurangi kemacetan 30 persen, sehingga yang nanti keluar pintu tol Cikarang hanya angkutan-angkutan berat saja, untuk mobil-mobil kelas I dan II bisa naik di tol elevated ini,” ucapnya. (pra)

Close