Bisnis

Huawei Film Awards, Ajang Penghargaan Film Tingkat Asia Pasifik

Tantang Peserta Produksi Film Pendek Gunakan Gawai

Huawei
BERJABAT TANGAN: Founder and Director LSPR Jakarta Prita Kemal Gani, dan Deputy Country Director Huawei CBG Indonesia Lo Khing Seng, berjabat tangan usai acara pengumuman pembukaan Huawei Film Awards.Dewi Wardah Radar Bekasi

Radarbekasi.id – Huawei Consumer Business Group Indonesia mengumumkan pembukaan penghargaan film tingkat Asia Pasifik bertajuk Huawei Film Awards. Ajang tersebut menantang peserta memproduksi film pendek menggunakan gawai (smartphone) Huawei.

Bertemakan ”Empowering Your Possibilities”, Huawei Film Awards mendorong pembuat film dan kreator konten untuk mengeksplor potensi artistik dan kreatif dalam menceritakan kisah. Mereka diberdayakan untuk mewujudkan visi ini dengan teknologi kamera mobile yang canggih dari Huawei.

Tak hanya dari Indonesia, ajang ini akan diikuti oleh peserta dari sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam dan Filipina. Sutradara film terkemuka, Angga Dwimas Sasongko, dan Tompi, penyanyi yang baru saja meluncurkan debut filmnya, akan menjadi juri dalam Huawei Film Awards. Kedua juri ini telah merampungkan proyek mereka masing-masing, dengan menggunakan Huawei Mate 30 Pro sebagai kamera utama.

”Ini untuk pertama kali nya di dunia terselenggaranya festival film untuk sutradara film gawai dengan tujuan menemukan dan mendukung pembuat film berbakat pada generasi berikutnya,” ungkap Deputy Country Director Huawei CBG Indonesia Lo Khing Seng di LSPR Jakarta kampus Transpark Juanda Bekasi, Rabu (18/12).

Pendaftaran Huawei Film Awards sudah mulai dibuka 15 Desember 2019-15 Februari 2020. Sementara pengumuman pemenang akan dilakukan pada 6 Maret 2020.

Ajang ini memberikan hadiah utama 20 ribu dolar AS atau senilai Rp280 juta. Selain itu, seluruh biaya perjalanan ke Bangkok, Thailand untuk menghadiri seremoni penghargaan akan ditanggung oleh Huawei.

Adapun kategori yang dipilih dalam ajang ini ialah Sutradara Terbaik, Sinematografi Terbaik, Aktor Terbaik (Pria dan Wanita), serta Film Terbaik tingkat Negara.

”Kami harap platform ini akan meningkatkan kolaborasi antara pembuat film, kreator konten, dan bakat lainnya di Indonesia, serta mendorong mereka untuk berbagi pengetahuan mengenai film, memamerkan kemampuan gawai sinematografi mereka, dan mendapatkan pengakuan dari tingkat nasional dan regional,” pungkasnya.

Dalam ajang ini, Huawei menggandeng LSPR Jakarta. Kerja sama ini dilakukan mengingat perguruan tinggi ini memiliki jurusan Broadcasting Perfilman.

Founder and Director LSPR Jakarta Prita Kemal Gani mengatakan, ajang ini merupakan salah satu ide terbaik dalam memunculkan sineas-sineas muda untuk membuat suatu karya film dengan menggunakan kecanggihan gawai. Menurutnya, biaya yang diperlukan dalam pembuatan film menggunakan perangkat gawai tentunya lebih murah.

”Huawei ini memunculkan suatu ide yang bagus untuk memajukan dunia perfilman Indonesia dengan penggarapan yang simpel menggunakan gawai,” ungkap Prita. (dew)

Related Articles

Back to top button