BekasiBerita UtamaCikarang

50 Napi Dapat Remisi Natal, Satu Bebas

FOTO BERDSAMA: Warga binaan Lapas Kelas III Cikarang pemeluk agama Kristen foto bersama saat merayakan Natal Tahun 2019 di Lapas Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (25/12). AND/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cikarang, Kabupaten Bekasi, memberikan Remisi Khusus (RK) Natal Tahun 2019 kepada 50 narapidana (napi) pemeluk agama Kristen.

Dari 1.774 jumlah narapidana di Lapas Kelas III Cikarang, 82 orang diantaranya beragama Kristen, dan hanya 50 yang mendapat RK, satu diantaranya langsung dapat menghirup udara segar (bebas).

”RK ini hanya diberikan kepada mereka yang telah memenuhi persyaratan. Baik syarat administratif seperti harus telah menjalani enam bulan hukuman dihitung sejak tanggal penahanan sampai Natal 2019,” terang Kepala Lapas Cikarang, Kadek Anton Budiharta, Rabu (25/12).

Sementara untuk tindak pidana terkait PP 99/2012 pasal 34A, kata Kadek, tetap harus menjalani hukuman minimal enam bulan dengan melampirkan syarat-syarat sesuai ketentuan. Aturan tersebut berkaitan dengan kasus korupsi dan narkoba.

Sedangkan secara substantif, mereka mendapatkan remisi karena dinilai telah berkelakuan baik.

”Kelakuan baik itu dibuktikan dengan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu enam bulan terakhir, terhitung sebelum tanggal pemberian RK. Kemudian telah mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas dengan predikat baik,” ujar Kadek.

Ia menambahkan, pemberian RK kepada para narapidana berbeda-beda. Sebanyak 11 warga binaan memeroleh remisi selama 15 hari, kemudian 33 diberi potongan satu bulan penjara, dan enam lainnya mendapat remisi satu bulan 15 hari masa tahanan.

”Pemberian remisi ini berkenaan dengan hari keagamaan, yakni pengurangan masa hukuman sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Diantaranya pasal 1 ayat 1 Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia nomor 174 tahun 1999,” beber Kadek.

Lanjutnya, berdasarkan Keppres tersebut, dinyatakan bahwa setiap narapidana berhak mendapat RK apabila yang bersangkutan berkelakuan baik selama menjalani hukuman.

Selain Keppres, remisi pun diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 99 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. (and) 

Related Articles

Back to top button