Politik

Bawaslu Ajak Santri Berikan Pemahaman Pemilu

Radarbekasi.id – Bawaslu Kabupaten Bekasi mengajak para santri untuk ikut serta memberikan pemahaman tentang kepemiluan kepada masyarakat. Sebelumnya, para santri tersebut telah diberikan pemahaman tentang kepemiluan pada kegiataan refleksi dan evaluasi pengawasan partisipasif, Selasa (24/12) lalu.

Komisioner Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Bekasi, Khoirudin mengatakan, para santri diharapkan dapat memberikan pemahaman kepemiluan kepada masyarakat disela-sela kegiatan mereka berdakwah atau ceramah.

”Kenapa kita (Bawaslu) melibatkan santri. Karena santi ini bagian dari penceramah (penerang bagi masyarakat), ketika turun di masyarakat diharapkan bisa menyampaikan terkait kepemiluan yang benar,” ujarnya saat dihubungi Radar Bekasi.

Menurutnya, yang terjadi sekarang kebanyakan penceramah menyampaikan dukungan politiknya. Sejatinya, kata dia, para santri juga memberikan pemahaman kepemiluan kepada masyarakat.

”Sekarang kebanyakan ceramah masing-masing bawa dukungan. Karena di dalam aturan kepemiluan ada yang boleh disampaikan maupun tidak saat ceramah membawa pemilu. Untuk sekarang baru sekitar 30 sampai 40 pondok pesantren yang dilibatkan dalam kegiatan ini,” ucapnya.

Kegiataan yang dimulai pukul 09.00 pagi sampai 12.00 siang ini, juga melibatkan unsur lintas Agama dan mahasiswa. Namun dari tiga unsur yang hadir tidak digabungkan dalam satu ruangan.

”Tadi itu peserta ada tiga unsur, yang terbagi dalam tiga ruangan, masing-masing unsur 100 orang, ada yang santri, mahasiswa, dan lintas Agama,” tuturnya.
Dirinya menjelaskan, kegiataan refleksi dan evaluasi pengawasan partisipasif ini membahas tentang pelaksanaan pemilu pada tahun 2019. Termasuk fungsi dan tugas pengawasan selama pemilu kemarin.

”Pada prinsipnya kita menyampaikan mengenai pemilu di tahun 2019. Kita (Bawaslu) rata-rata dalam pemilu kemarin kebanyakan mendapatkan temuan dibandingkan laporan. Kita berharap kegiataan ini menjadi salah satu bagian pendidikan politik kedepan, yang intinya masyarakat harus sadar hukum” ungkapnya.(pra)

Related Articles

Back to top button