BekasiBerita UtamaMetropolis

Status Tanggap Darurat Diperpanjang

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi memperpanjang status tanggap darurat bencana atas musibah banjir yang terjadi di Kota Bekasi. Perpanjangan status berlaku selama tujuh hari, mulai Selasa (7/1) hingga Selasa (14/1) mendatang.

Penanganan pascabanjir dilapangan dinilai masih sangat diperlukan, seperti pengangkutan sampah dan pembersihan jalan-jalan utama yang terdampak.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi pada saat melakukan rapat singkat bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Kapolrestro Bekasi Kota, Dandim 0507/Bks, BNPB Prov Jabar, serta Pejabat Esselon II dan III di Plaza Kantor Wali Kota Bekasi, Jalan A Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (7/1).

Pepan–sapaan akrabnya–mangatakan, tidak hanya perpanjang tanggap darurat saja perbaikan infrastruktur dan akses air bersih, serta pembersihan material akibat banjir sangat diperlukan.

”Ada hal yang lebih besar untuk dihadapi dan mendapat penanganan serius yakni tumpukan sampah pasca banjir karena sudah mulai mengeluarkan bau yang tak sedap,” ujarnya.

Selain itu, Pepen akan memerintahkan kepada jajaran ASN Pemkot Bekasi untuk ikut turun ke wilayah-wilayah yang terdampak banjir. Hal ini agar dapat mempercepat proses pembersihan di jalan serta rumah warga terdampak banjir.

”Kita harus lihat kebutuhan kebutuhan warga apa saja, kita harus siap melayani masyarakat karena kita pelayan masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsian BNPB Provinsi Jabar, Joko Wismoko menambahkan, keputusan pengambilan kebijakan perpanjangan masa tanggap darurat yang disampaikan Wali Kota Bekasi adalah langkah yang baik.

Itu dilakukan agar Pemkot Bekasi dapat mengambil langkah perbaikan kawasan yang terdampak bencana.

Dan itu menurutnya, sesuai dengan regulasi yang ada. Pemkot Bekasi bisa menggunakan dana tak terduga untuk penanganan bencana di kotanya.

Sehingga ketika pemkot membutuhkan pengadaan-pengadaan kebutuhan tanggap darurat ini, tidak perlu melakukan pelelangan, tetapi dapat secara langsung atau penujukan langsung.

”Saya harap perpanjangan status tanggap darurat bisa membantu warga yang membutuhkan. Dan ketika Pemkot akan membangun infrastruktur atau fisik statusnya akan diturunkan menjadi masa transisi yang nantinya menuju ke pemulihan lingkungan terdampak bencana,” tukasnya. (pay)

Related Articles

Back to top button