Metropolis

Ganti Sertifikat Warga Korban Banjir

PENGUMUMAN: Kantor BPN Kota Bekasi mulai mengumumkan kepada korban banjir di Kota Bekasi yang sertifikat tanahnya rusak atau hilang untuk melaporkan ke pihak PBN.AHMAD PAIRUDZ/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Banjir yang merendam permukiman warga di Kota Bekasi, membuat harta benda hingga surat-surat berharga mereka tak terselamatkan. Sejumlah dokumen mereka ada yang rusak terendam hingga hilang terbawa arus air.

Melihat hal itu Kantor ATR BPN Kota Bekasi memastikan warga yang terdampak dan kehilangan surat berharga seperti sertifikat tanah bisa melaporkan dan mengurus kembali ke BPN secara gratis.

Pengumuman tersebut dipasang tepat di depan kantor BPN Kota Bekasi Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur.

Urusan Umum BPN Kota Bekasi, Kirmanto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan satu tim yang berjumlah delapan orang melakukan monitor dan pendataan kepada warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kota Bekasi.

”Untuk Pos itu di Kantor BPN, tapi tim juga melakukan monitor ke warga untuk mendata terkait sertifikat warga yang hilang atau rusak,” katanya, Kamis (9/1).

Sejauh ini, pihaknya melakukan sosialisasi kepada warga yang terdampak banjir paling tinggi di Jatiasih dan Pondokgede. Dirinya mengaku, bahwa Pos Peduli Banjir di buka sejak Senin (6/1).

”Karena pas bencana kita belum mengetahui ada atau tidak genangan airnya dan ternyata tinggi, maka Senin kemarin kita bukan dan langsung sosialisasi ke warga sambil memonitor di lapangan,” ucapnya.

Selama ini, menurut dia, belum ada warga yang melapor atas kerusakan sertifikat atau hilang ke pihaknya. Jika ada warga yang melaporkan kerusakan sertifikat atau hilang akibat banjir, tim diakuinya segera membantu.

”Jika ada yang mengajukan kita akan survei rumah warga tersebut dengan tim yang ada. Pembuatan juga kita gratiskan, dan mudah-mudahan tidak semua warga sertifikatnya rusak atau hilang,” tukasnya. (pay) 

Related Articles

Back to top button