Sosial

Baznas Kota Bekasi Buka Posko Kesehatan Korban Banjir

POSKO KESEHATAN: Warga korban banjir di Kota Bekasi saat menerima bantuan kesehatan dari Baznas Kota Bekasi.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi telah menyalurkan bantuan kesehatan bagi para korban banjir di Kota Bekasi.

Posko pelayanan pengobatan gratis ini melayani 517 pasien di tujuh lokasi dan bekerjasama dengan RS Ananda.

Tujuh lokasi tersebut itu, antara lain; Kemang Ifi Graha, Perum Bumi Nasio Indah, Perum Pondokgede Permai, Rawa Pasung, Kalibaru, Kp Rorotan Kaliabang, dan Kp Telukpucung.

Rinciannya, Kemang Ifi Graha No 8 RT 12 RW 07 Kel. Jatirasa, Kec. Jatiasih pada Minggu, 5 Januari 2020; Rumah No 44 RT 02 RW 04 Kel. Kalibaru, Kec. Medan Satria Rumah No 1 RT 01 RW 05 Kel. Kalibaru, Kec. Medan Satria pada Selasa, 7 Januari 2020,

Perum PGP C2/7 RT 05 RW 08 Kel. Jatirasa, Kec. Jatiasih dan Perum Bumi Nasio Indah RT 03 RW 16 Kel. Jatimekar, Kec. Jatiasih pada Rabu, 8 Januari 2020, (4) Rumah No 05 RT 11 RW 06 Kel. Kaliabang Tengah, Kec. Bekasi Utara dan Kp Lebak RT 07 RW 02 Kel. Teluk Pucung, Kec. Bekasi Utara pada Kamis, 9 Januari 2020.

Ketua BAZNAS Kota Bekasi H. Paray Said menyampaikan bahwa kegiatan pengobatan gratis di sejumlah titik banjir merupakan respons kebencanaan yang dilakukan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Bekasi. Sebelumnya, pada pekan pertama banjir di awal tahun 2020 BAZNAS Kota Bekasi juga turun ke lokasi bencana.

Rerata warga terdampak banjir mengeluhkan sakit infeksi kulit, kelelahan, terkena benda tajam seperti paku dan pecahan kaca, demam, diare, dan infeksi saluran pernapasan akut. Munculnya penyakit tersebut biasanya karena tumpukan sampah yang membusuk, pengungsian yang kurang higienis, dan stres kehilangan harta benda.

Di ketujuh lokasi tersebut ketinggian banjir variatif, mulai dari setengah hingga dua meter. Di antara lokasi paling parah adalah Kemang Ifi Graha, Perum PGP, dan Teluk Pucung, di mana ketinggian air melebihi atap rumah. Di lokasi-lokasi tersebut tidak terlalu banyak pasien sebab warga masih sibuk bebersih rumah.

“Pelayanan kesehatan ini akan terus kami lakukan pasca tanggap darurat. Karena pasti layanan kesehatan ini makin dibutuhkan mereka,” tandas Paray.

Selain itu, sambung Paray, bantuan selain kesehatan juga akan diberikan. Seperti bantuan renovasi kerusakan. “Maksimal kami siapkan Rp5 juta untuk renovasi,” tandasnya. (zar)

Related Articles

Back to top button