BekasiBerita Utama

Bangga Masih Tetap Eksis

TIUP LILIN: GM Radar Bekasi Andi Ahmadi (kedua kiri) bersama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (keempat kanan), Ketua PCNU Kota Bekasi H. Madina (keempat kiri) Ketua DPC Partai Gelora Indonesia Ariyanto Hendrata (ketiga kiri) beserta tamu undangan dan pimpinan Radar Bekasi meniup lilin saat perayaan HUT ke-11 Radar Bekasi di Kantor Redaksi Radar Bekasi, Jalan M Hasibuan, Bekasi Selatan, RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Harian Radar Bekasi merayakan hari jadinya yang ke-11, pada kegiatan tersebut hadir pejabat daerah hingga tokoh ulama untuk bersilaturahmi dan bersuka cita mensyukuri usia Radar Bekasi dan masih eksis sampai dengan saat ini. Kegiatan yang berlangsung di kantor Radar Bekasi tersebut diwarnai kebahagiaan oleh manajemen dan redaksi Radar Bekasi, Senin (20/1).

Peringatan hari jadi Radar Bekasi lebih lambat satu hari, sejatinya harian lokal yang digandrungi masyarakat Bekasi ini jatuh pada tanggal 19 Januari lalu bertepatan pada hari libur. Para tamu undangan memberikan apresiasi kepada Radar Bekasi yang telah mengawal pembangunan di Kota dan Kabupaten Bekasi.

General Manager (GM) Radar Bekasi, Andi Ahmadi mengaku manjadi bagian dari Radar Bogor group merupakan satu kebanggaan. Hingga saat ini media cetak ditengah ketidak pastian berat rasanya untuk terus bertahan dan eksis. Terlebih, ditengah perubahan perilaku masyarakat yang menginginkan serba instan, sampai pada konsumsi pemberitaan.

Menjadi media lokal merupakan keuntungan tersendiri, selain pas untuk konsumsi masyarakat di satu daerah lantaran fokus pemberitaan, juga menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan, disamping melakukan kontrol sosial.

”Jadi ini satu kebanggaan yang luar biasa bagi kita, Radar Bogor group, disaat banyak media cetak yang lain ditutup. Gaya hidup masyarakat sudah bergeser, bukan berarti koran tidak dibutuhkan, tetap di butuhkan, tapi sekarang orang mau yang lebih gampang buka online, buka WA ada pesan apa, ada kejadian apa. Tetapi kita punya keunggulan, bahwa kita tidak mungkin menciptakan berita-berita bohong di koran,” katanya.

Andi memastikan kualitas produk jurnalistik yang dihasilkan oleh Radar Bekasi, melalui proses yang panjang sebelum siap dikonsumsi oleh masyarakat, Radar Bekasi mencegah pemberitaan bohong yang berujung membuat masyarakat tidak lebih cerdas.

Kemajuan wilayah di sekitar Bekasi tidak terlepas dari peran media sebagai penyambung lidah rakyat, produk jurnalistik yang mencerdaskan masyarakat mampu ikut membangun satu daerah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Radar Bekasi diusianya saat ini. Diharapkan Radar Bekasi mampu menjadi perantara informasi kepada masyarakat Kota Bekasi, menjadi media kontrol oleh masyarakat terhadap rencana, pelaksanaan, hingga evaluasi program pembangunan Kota Bekasi.

”Oleh karena itu yang terpenting ya itu tadi, teman-teman yang memberitakan, teman-teman yang kemudian turun kebawah, teman-teman yang bersinggungan langsung dengan warga masyarakat,” terang Tri.

Diketahui, saat ini pemerintah Kota Bekasi sudah menabuh gong tahap penyusunan rencana pembangunan tahun 2021 mendatang, dimulai dari tingkat kelurahan.

Lebih lanjut, pemerintah Kota Bekasi tidak bisa menyelesaikan semua persoalan sedemikian kompleks ditengah dinamisnya proses pembangunan. Yang terpenting proses pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah kota Bekasi bisa bermanfaat bagi masyarakat Kota Bekasi.

”Kemudian dari sisi pemberitaan, kami bang Pepen dan mas Tri pastilah tidak autokritik, kalau misalkan di kritik, kemudian diberikan masukan, tentunya dengan cara-cara yang bisa dilakukan secara baik. Dan ini Radar Bekasi sudah menunjukkan untuk itu, sehingga kepercayaan masyarakat pun kepada surat kabar Radar Bekasi masih tetap yang tertinggi di Kota Bekasi,” lanjut Tri.

Kota Bekasi dengan cepat menjadi kota yang banyak mengundang perhatian masyarakat sekalipun dari luar Kota Bekasi. Ditambah dengan aksesibilitas Kota Bekasi yang semakin mudah, dilalui oleh lima proyek strategis nasional, Bekai menjadi kota metropolitan nan cantik. Perlu sinergisitas, kesamaan pandangan untuk membuat kota ini semakin nyaman dan cantik. (Sur)

Related Articles

Back to top button