Cikarang

Satpol PP belum Tindak Pembangunan Kampus tanpa IMB

PROSES PEMBANGUNAN: Seorang warga sedang melintas di area pembangunan Kampus Maritim yang diduga belum mengantongi izin berlokasi di Kampung Gombang, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Senin (20/1). PRA/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Menindaklanjuti laporan dari masyarakat adanya pembangunan kampus yang diduga belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kampung Gombang, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukawangi, Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) Kabupaten mendatangi lokasi tersebut, Kamis (16/1) lalu.

Menurut Kepala Bidang Peraturan dan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Bekasi, Rohadi, kedatangan mereka untuk mengecek lokasi dan menanyakan IMB.

”Jadi, kedatangan kami untuk mengecek lokasi pembangunan kampus yang diduga tanpa izin. Sebab dari laporan masyarakat, proses pembangunan kampus itu sudah lebih dari satu tahun. Sedangkan tugas kami sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda), ingin mengecek apakah bangunan tersebut sudah ada IMB-nya atau belum,” kata Rohadi saat dimintai keterangan, Senin (20/1).

Namun ia menyayangkan jika pemilik atau pengelola bangunan kampus tersebut tidak bisa ditemui. Sehingga belum ada keterangan lebih lanjut mengenai IMB-nya. Meski demikian, pihaknya akan menanyakan ke dinas terkait, yaitu bagian perizinan.

”Kalau nanti terbukti pembangunan kampus tersebut belum mengantongi IMB, maka kami akan memanggil pihak pengelola maupun pemilik kampus itu,” ancam Rohadi.

Bahkan pihaknya juga akan meminta keterangan dari pihak kecamatan maupun desa mengenai IMB kampus tersebut. Pasalnya, dia menyakini, tidak mungkin ada pembangunan tanpa rekom dari kecamatan maupun desa.

”Kami akan mendalami, surat apa saja yang sudah dikeluarkan pihak kecamatan dan desa. Setelah dapat keterangan, maka kami baru bisa mengambil tindakan sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor 10 tahun 2014 tentang IMB,” tegasnya.

Sementara itu, Kepada Desa Sukawangi, Sekam Asmawi mengaku, tidak tahu betul mengenai IMB Kampus Maritim yang saat ini dalam proses pembangunan di wilayahnya. Bahkan sebelumnya, kata dia, sempat berkirim surat untuk bertemu dengan pihak pengelola, tapi tidak ada respon. Padahal pihkanya ingin menanyakan mengenai IMB-nya.

”Dari pertama saya dilantik menjadi kepala desa, pihak pengelola belum pernah bertemu dengan saya. Maka dari itu, saya tidak tahu mengenai IMB pembangunan kampus tersebut,” beber Sekam.

Bahkan dirinya beberapa hari lalu sempat dipanggil ke Polres Metro Bekasi untuk dimintai keterangan mengenai IMB kampus tersebut. ”Saya dengan tegas menyampaikan tidak mengetahui persoalan IMB kampus itu apalagi memberikan rekomendasi,” pungkasnya.

Sedangkan Pelaksana tugas (Plt) Camat Sukawangi, Parno S, tidak bicara banyak saat ditanya mengenai persoalan IMB Kampus Maritim tersebut. ”Kecamatan tidak mengeluarkan IMB, melainkan hanya sebatas rekomendasi jawab Parno melalui aplikasi WhatsApp. (pra)

Close