BekasiBerita UtamaInfrastrukturLalulintasMetropolis
Trending

Ditarget Urai Kepadatan Lalin

Flyover Rawapanjang-Cipendawa Diresmikan

HARI INI DIRESMIKAN: Pengendara sepeda motor melintas di bawah jembatan layang Rawapanjang, Kota Bekasi, Kamis (30/1). Jembatan layang yang dibangun sejak tahun 2017 itu, hari ini, Jumat (31/1) akan diresmikan bersama dengan flyover Cipendawa. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI –  Dua jalan layang atau flyover simpang Cipendawa dan Rawapanjang diresmikan hari ini, Jumat (31/1).  Keberadaan kedua flyover ini ditarget mengurai 40 persen kepadatan lalu lintas (Lalin) dari kondisi biasanya.

Peresmian direncanakan dihadiri oleh Wali Kota Bekasi dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Sejauh ini dipastikan untuk arus lalu lintas di kedua titik tersebut tidak akan mengalami perubahan, baik arus lalu lintasnya maupun traffic light.

”Pertama flyover ini untuk kendaraan yang arahnya ke Bantargebang, jadi nanti otomatis agak landai, terutama kendaraan yang kecil-kecil di bawah lah, kalau yang gede-gede naik keatas semua. Kayanya nggak ada perubahan kalau lampu merah,” terang Kasi Manajemen Lalulintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Suryadi, Kamis (30/1).

Dia menambahkan, tidak ada pengaturan khusus pada kedua flyover tersebut. Keduanya diperuntukkan bagi semua kendaraan. Namun disarankan, karena flyover dibangun untuk kendaraan besar dan mengarah ke wilayah Bantargebang, maka kendaraan kecil lainnya diminta melintas dibagian bawah.

Rencananya, flyover ini akan segera dibuka untuk umum setelah diresmikan hari ini. Diketahui, untuk flyover Cipendawa memiliki lebar 15,5 meter untuk kedua arah, dan memiliki panjang 706 meter.

Sementara, flyover Rawapanjang memiliki lebar badan jalan lebih kecil, yakni 9 meter, untuk satu arah saja, dari arah pintu tol Barat menuju ke arah Bantargebang, dan memiliki panjang 570 meter.

”Betul (diresmikan hari ini), rencananya begitu, mulai jam 07.00 dari kantor Wali Kota menuju ke Rawapanjang dan Cipendawa. Rencana hadir pak Anies, pak Ridwan Kamil kita lihat besok,” ungkap Kabid Bina Marga pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Widayat Subroto.

Diketahui, kedua proyek tersebut mulai digarap pada 2017 lalu. Total anggaran yang bersumber dari bantuan hibah provinsi DKI Jakarta untuk pembangunan konstruksi serta APBD Kota Bekasi untuk pembebasan lahan teresebut mencapai Rp1 triliun.  (sur)

Related Articles

Back to top button