BekasiMetropolis
Trending

DLH Siapkan 2,5 Hektare Lahan

Bangun IPAL Lindi

RADARBEKASI.ID, BEKASI –  Terkait pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Lindi untuk menampung air sampah di TPS Sumur Batu dan TPS Bantargebang direncanakan akan dibangun di wilayah Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, dengan luas lahan 2,5 hektare.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Yayan Yuliana membenarkan kabar tersebu. Pembangunan akan dilakukan di wilayah Kelurahan Sumurbatu.

Pihaknya mengklaim, tidak ada kendala terkait rencana pembangunan tersebut. Namun dijelaskannya, untuk pembangunan tersebut dilakukan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi.

”Kalau lahan kita sudah siap 2,5 hektare dan sudah dibebaskan dan tidak ada masalah,” katanya. Kamis (30/1).

Diakuinya sejauh ini tinggal pelaksanaan pengerjaan. ”Disperkimtan tinggal melaksanakan kegiatan itu, karena sudah dianggarkan Rp40 miliar pada tahun 2020 ini. Penggunaan anggarannya ada di Disperkimtan bukan di Dinas LH,” ucapnya.

Dirinya mengaku, bahwa untuk pembangunan IPAL Lindi yang nantinya akan menampung Air sampah dari TPS Sumur Batu dan TPS Bantargebang agar dapat dikelola menjadi air bersih.

Dalam pembangunan IPAL Lindi, kata dia, rencana anggaran mencapai Rp140 miliar. Hanya saja saat ini baru ada Rp40 miliar.

”Pembangunan IPAL Lindi dilakukan bertahap. Tahap satu Rp40 miliar, sisanya Rp100 miliar itu belum. Makanya anggaran 40 miliar ini di gunakan untuk apa saja silahkan Disperkimtan. Karena kegiatannya ada di Disperkimtan bukan di Dinas LH,” terangnya.

Setah selesai dibangun, lanjut dia, baru pengelolaannya dan pemanfaatannya nanti dari Dinas LH. Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) ini mengaku belum bisa berbicara terlalu jauh terkait detail daya tampung air sampah oleh IPAL Lindi.

”Berapa tahun akan selesai, saya juga tidak tahu karena rencana pembangunan adalah Disperkimtan. Dan yang pasti untuk lahan kita sudah siapkan,” pungkasnya. (pay)

Related Articles

Back to top button