Berita UtamaCikarang
Trending

Hujan Sebentar, Warga Jatimulya Kebanjiran

Apartemen Grand Dhika City Diduga Penyebabnya

LOMPAT KE SUNGAI: Seorang warga melompat ke sungai Ciherang yang meluap di Kampung Wangkal, Desa Sukakarya, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Minggu (2/2). Luapan air tersebut juga mengakibatkan rumah warga, jalan hingga persawahan tergenang. ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI –  Sejumlah warga yang rumahnya terdampak banjir, mulai geram, karena belum ada tindakan nyata dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk mengtasinya.

”Kami meminta kepada Pemkab Bekasi, khususnya Dinas PUPR, agar memerhatikan warga Jatimulya yang bertempat tinggal di Perumahan Jatimulya, RW 015 dan 013. Sejak 30 tahun tinggal di wilayah ini, kami baru mengalami banjir besar di tahun 2014, tapi sekarang, hujan sebentar saja sudah banjir,” kata salah satu warga RT 01/013, Ernita (38).

Ia menjelaskan, sejak adanya pembangunan apartemen Grand Dhika City, tepat di seberang jalur kali pengasinan. Pada tahun 2015 pihaknya sudah berkali-kali meminta agar jalur gorong-gorong yang berada di bawah jalan tol supaya dinormalisasi, sehingga tidak menimbulkan banjir.

”Namun hingga saat ini, hal itu belum dilakukan oleh pengembang maupun pemerintah. Akiabtnya, kami (warga) yang harus menderita banjir setiap hujan turun,” sesal Ernita.

Ditambahkannya, gorong-gorong yang berada di bawah jalur bawah Tol Jakarta Cikampek juga sudah tertimbun lumpur. Sehingga untuk mendorong air ke gorong-gorong sebagai sistem pengendali banjir, warga harus menggunakan mesin pompa dan genset.

”Gorong-gorong sudah bercampur dengan aneka bahan sisa proyek LRT,  kereta cepat, proyek Tol Layang Jakarta-Karawang. Sehingga menghambat aliran air di bawah gorong-gorong,” tukas Ernita.

”Baru-baru ini, hujan sebentar, wilayah kami sudah tergenang air sekitar 60 cm. Dan jika hujan lebat, tidak menutup kemungkinan bakal kembali terjadi banjir besar,” ucapnya.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Nur Khaidir, menyampaikan terkait masalah banjir yang menghubungkan lintas daerah antara Kota Bekasi dan wilayah tol, akan ditangani Kementerian PUPR.

”Sebelumnya sudah ada komunikasi dan rapat bersama dengan Kementerian PUPR serta lintas sektor. Dalam waktu dekat ini akan ditangani,” beber  Khaidir, Minggu (2/2).

Untuk sementara, lanjut Khaidir, pihaknya sudah melakukan normalisasi di beberapa titik wilayah banjir di Jatimulya. (and)

Related Articles

Back to top button