Bekasi
Trending

Dewan Persoalkan Mutasi Pegawai

DIPANGGIL: Komisi I DPRD Kota Bekasi memanggil sekretaris daerah (Sekda) beserta Asisten Daerah (Asda) terkait persoalan mutasi pegawai. AHMAD PAIRUDZ/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI –  Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menyoal proses mutasi yang belakangan tidak ada tembusan ke pihak legislatif.

Buntut persoalan tersebut, Komisi I DPRD Kota Bekasi, Senin (3/2) kemarin memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) serta Asisten Daerah (Asda) terkait persoalan tersebut termasuk pola karir pembinaan ASN dan non-ASN dilingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi Abdul Rozak mengatakan, hal itu berkaitan dengan hubungan kerja legislatif dan eksekutif.

”Hari ini (kemarin) sekda kita panggil terkait hubungan kerja antara DPRD Komisi I dan Pemerintah Kota Bekasi,” katanya, Senin (3/2) usai rapat di Ruang Komisi I DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Jeck–sapaan akrabnya–memaparkan, proses mutasi harus ada tembusan ke Komisi I. Sejauh ini kata dia, tidak ada komunikasi atau pemberitahuan terkait mutasi pegawai.

”Kita mempertanyakan terkait mutasi kenapa tidak ada tembusan ke Komisi I, sekda tadi menyampaikan permohonan maaf jika ada miss komunikasi dan kedepan dia berjanji ada perbaikan,” ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut juga membahas UU 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

”Dalam pertemuan tadi Sekda mengakui mengenai UU 23 tahun 2014. Kita apresiasi sekda punya motivasi membangun keharmonisan,” tukasnya yang juga menyinggung touring pejabat Pemkot yang disebut berbuntut pada proses mutasi.

Terpisah, ketika dikonfirmasi usai pertemuan dengan Komisi I Sekda Kota Bekasi Reny Hendrawati enggan memberikan keterangan. (pay)

Related Articles

Back to top button