BekasiPendidikan
Trending

Disdik Tolak Penghapusan Guru Honorer

RADARBEKASI.ID, BEKASI –  Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Inayatullah menilai rencana penghapusan pegawai honorer tidak tepat.

Pihaknya secara tegas menolak, karena diklaim akan berdampak pada berlangsungnya proses pendidikan khususnya di Kota Bekasi.

Pasalnya, guru honorer saat ini masih banyak memberikan kontribusi ditengah minimnya tenaga pengajar di pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

”Saya tidak setuju dengan penghapusan Honorer yang di sepakati oleh Menpan RB dengan Komisi II DPR RI. Kalau itu diterapkan pasti kita mengalami kelumpuhan dalam belajar mengajar,” katanya usai melakukan coffee morning dengan insan media, di Lantai II Gedung Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Jalan Lapangan Tengah, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (4/2).

Untungnya, kata Inay–sapaan akrabnya–ada aturan bahwa Pemerintah Daerah boleh memberdayakan honorer sesuai kebutuhan daerah tersebut. Peraturan tersebut dinilai cukup melegakan.

Sejauh ini kata Inay, guru honorer di Kota Bekasi jumlahnya mencapai 4 ribu. Jika dihapus, pendidikan Kota Bekasi diakuinya akan lumpuh.

”Saya ga bisa bayangin kalau guru honorer dihapus. Alhamdulillah Mendagri saat ini menyerahkan hal itu ke Pemda masing-masing untuk mengangkat guru honor. Jadi dengan adanya aturan Kemendagri kita masih boleh pekerjakan honorer,” putusnya. (pay)

Related Articles

Back to top button