BekasiCikarang
Trending

Dinsos Berupaya Turunkan Angka Kemiskinan

Caption F-Insert: Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Abdillah Majid

RADARBEKASI.ID, BEKASI –  Berdasarkan Keputusan Bupati nomor 460 /Kep.336 – Dinsos/2019 tentang basis data terpadu program penanganan fakir miskin dan orang tidak mampu tahun 2019, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bekasi, mengalami kenaikan 4. 077 orang.

Kenaikan angka tersebut dari data angka kemiskinan pada tahun 2018 sebanyak 579.944 orang, sedangkan pada tahun 2019 menjadi 584.021 orang. Angka itu tersebar di seluruh kecamatan yang ada (lihat grafis)

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Asep Supria Atmaja berharap, pada tahun ini angka kemiskinan di Kabupaten Bekasi dapat berkurang.

”Dinas Sosial (Dinsos) memang mitra kerja kami. Dan kebetulan baru ada rencana Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinsos. Kami (DPRD) akan melakukan pengawasan agar angka kemiskinan ini berkurang,” ujar Asep.

Lanjutnya, untuk menurunkan angka kemiskinan, kata Asep, pihaknya akan melakukan pengawalan Peraturan Bupati (Perpub) nomor 09 tahun 2019 tentang Kesempatan Tenaga Kerja.

Asep menilai, hingga saat ini, dari Perbup yang sudah disosialisasikan belum lama ini ke seluruh kawasan industry, baru mampu mengangkat sekitar 8 persen dari jumlah pengangguran yang mencapai 170 ribuan.

”Kami akan upayakan bagaimana caranya angka pengangguran turun, sehingga korelasinya dapat mengurangi angka kemiskinan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Abdillah Majid, mengakui pada tahun 2019 ada kenaikan angka kemiskinan hingga 4.077 orang. Meski demikian, pihaknya akan berupaya menurunkan jumlah tersebut dengan membentuk kelompok usaha bersama (kube) serta usaha wanita.

”Program andalan kami untuk menurunkan angka kemiskinan tahun ini adalah kube dan pemberdayaan usaha yang melibatkan wanita. Dan kami optimis, program tersebut bisa mengurangi jumlah angka kemiskinan di Kabupaten Bekasi,” tandas Abdilah. (and)

Related Articles

Back to top button