Bekasi
Trending

Enim Tempuh Perjalanan Ratusan Kilometer tanpa Bius

Translokasi Harimau Sumatera dari Muara Enim

PENYELAMATAN RAJA HUTAN: Harimau sumatera Enim dibawa ke TWNC, Pesisir Barat, Lampung, dengan menggunakan Cassa PT-TWW dari Bandara Raden Inten II. (SAHRUL YUNIZAR/JAWA POS)

RADARBEKASI.ID, BEKASI –  Seekor harimau sumatera masuk perangkap. Ia dicurigai sebagai penerkam sejumlah warga Muara Enim, Lampung, meski masih perlu waktu untuk membuktikannya. Si kucing besar itu dibawa untuk direhabilitasi sebelum siap dilepasliarkan.

SAHRUL YUNIZAR, Pesisir Barat, Jawa Pos

BERTOLAK dari Jakarta Rabu (22/1) pagi, Ipen mendarat di Bandara Internasional Raden Inten II, Lampung, pukul 07.30. Bersama paramedis Taman Safari Indonesia Agung Dwi Wijaya, keeper harimau sumatera itu masuk area VIP. Mereka lalu menghampiri mobil pikap Polisi Kehutanan Indonesia yang diparkir sejak dini hari. Pelan-pelan Ipen mengintip muatannya. Terbungkus perangkap besi, berbalut rapat terpal hitam. Isinya: harimau sumatera.

Ipen tahu tugasnya.

Dia akan mengawal translokasi harimau yang disepakati bersama dipanggil Enim itu ke Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Tepatnya ke Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) di wilayah Pesisir Barat, Lampung.

Beberapa waktu terakhir sejumlah warga Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel), diterkam harimau. Di antara mereka, ada yang meninggal. Berbulan-bulan penerkamnya dicari. Apakah Enim? Ipen belum berani memastikan. Perlu waktu untuk menjawabnya.

Dengan perlahan

Related Articles

Back to top button