BekasiMetropolisPelayananPemerintahan
Trending

Kampung Pintu Air ’Gelap’ Selama 10 Jam

Tak Terdeteksi PLN

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Aktivitas warga Kampung Pintu Air RT 04/03, Kelurahan Harapanmulya, Kecamatan Medansatria terganggu akibat pemadaman listrik selama 10 jam. Hal itu disebabkan karena Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Medansatria baru mengetahui bahwa aliran listrik di wilayah tersebut terputus pada siang hari.

Aliran listrik terputus mulai pukul 05:00 WIB. Warga setempat menyayangkan pemadaman listrik tersebut tidak disertai dengan sosialisasi terlebih dahulu. Bahkan pemadaman terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama.

”Ya mati dari tadi jam 5 pagi, saya cek di PLN di 123 itu kan biasanya ada jadwal, nggak ada. Makanya kita nggak tau nih kenapa,” kata warga setempat, Wandi, Rabu (12/2).

Hingga pukul 14.00 WIB, listrik di lingkungannya belum juga menunjukkan tanda-tanda kembali menyala. Aktivitasnya serta warga lain diakui terganggu akibat pemadaman tanpa diketahui penyebabnya ini.

Terpisah, Manager ULP PLN Medansatria, Nurcahya mengatakan bahwa pihaknya baru saja mengetahui bahwa listrik diwilayah tersebut terputus pada siang harinya. Dia menjelaskan, bahwa dalam pantauan sistem di kantor ULP tidak menunjukkan gangguan apapun.

Setelah diperiksa, ternyata kabel Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) yang terletak di tiang listrik Gang Masjid An-Nur Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medansatria terputus.

”Jadi ini ternyata ada kabel SUTR yang putus di pintu air,” jelas Cahya.

Menurut Cahya, terputusnya kabel SUTR ini memang tidak terlacak di sistem PLN. Sehingga, pihaknya baru mengetahui penyebab terputusnya aliran listrik pada pukul 15:02 WIB.

Listrik di wilayah sekitar baru kembali tersambung sekira pukul 15:56 WIB.(sur)

 

Tags
Close