BekasiBerita UtamaCikarang

Dua Jalan Nasional jadi Langganan Banjir

GENANGAN AIR: Sejumlah pengendara bermotor berusaha melintasi genangan air di Jalan Raya Cikarang-Cibarusah, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (16/2). Buruknya saluran air (drainase) membuat jalan tersebut menjadi tergenang yang berdampak pada kemacetan lalu-lintas. ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Hujan gerimis yang turun di wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya, langsung menggenangi dua jalan nasional, tepatnya di Jalan Serang-Cibarusah dan Jalan Imam Bonjol.

Genangan air setinggi kurang kebih 50 cm itu menyebabkan kemacaten di dua wilayah tersebut, dan tidak sedikit kendaraan yang mogok.

”Kondisi banjir seperti ini sudah biasa, dan hujan sebentar saja, air sudah menggenang di Jalan Nasional ini,” kata salah satu pemilik bengkel di Jalan Imam Bonjol, Bahrul (34), Minggu (16/2).

Ia menyarankan, pemerintah pusat harus turun tangan untuk memperbaiki saluran air (drainase), sehingga saat hujan turun, airnya tidak meluber ke jalan raya.

Bahkan kata Bahrul, masyarakat sekitar sudah berulang kali mendatangi kantor Kecamatan Cikarang Barat. Namun hingga saat ini belum juga ada perhatian.

Bahrul mengakui, saat terjadi banjir, usaha bengkel-nya banyak mendapat orderan untuk perbaikan kendaraan roda dua, karena banyak yang mogok lantaran terendam banjir.

”Saya akui, ketika terjadi banjir, pasti banyak orderan. Tapi kalau setiap hujan begini, kasihan juga masyarakat yang harus mendorong sepeda motor-nya, apalagi tidak sedikit pengendara yang terjatuh,” bebernya.

Sementara itu, salah satu pengendara motor yang mogok, Rohili (38) menjelaskan, kondisi banjir di Jalan Imam Bonjol ini sudah terjadi bertahun-tahun. Namun tidak ada perhatian sama sekali dari pemerintah.

”Kondisi seperti ini sudah berlangsung tahunan. Meski demikian, hingga saat ini bisa dilihat faktanya, air hujan masih menggenang di jalanan,” ucapnya kepada Radar Bekasi.

Terpisah, salah satu warga Serang Baru, Muttaqin (34) menilai, banjir di jalan tersebut disebabkan tidak berfungsi-nya dengan baik drainase yang ada.

”Ini drainase-nya tidak berfungsi dengan baik, jadi sudah biasa kalau setiap hujan turun terjadi banjir,” tukasnya.

Sedangkan Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Nur Khaidir menyampaikan, untuk perbaikan drainase di kedua lokasi sudah dalam pengajuan.

”Memang untuk kondisi dua jalan (Serang Baru dan Jalan Imam Bonjol) selalu dikeluhkan warga dan pengendara bermotor. Tapi yang punya kewenangan untuk perbaikan jalan tersebut adalah pemerintah pusat dan provinsi,” tegasnya.

Meski demikian, pihaknya juga akan terus melakukan pengawalan, supaya ada perbaikan dari pemerintah pusat dan provinsi. (and)

Close