Berita UtamaCikarang
Trending

Pengguna Sabu Divonis Empat Tahun Penjara

Kuasa Hukum Siap Ajukan Banding

JULURKAN LIDAH: Pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu, Saefudin, menjukurkan lidah usai mengikuti pembacaan putusan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, Rabu (19/2). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kabupaten Bekasi, akhirnya menjatuhkan vonis empat tahun enam bulan dengan denda subsider Rp 800 juta atau dua bulan kurungan kepada Saefudin, di PN Cikarang, Rabu (19/2).

Saefudin dinyatakan terbuki bersalah atas tuduhan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Namun, vonis hakim tersebut sangat disayangkan oleh kuasa hukum terdakwa, Mulkan Let Let usai persidangan.

Menurut dia, meski vonis tiga tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa, yaitu selama tujuh tahun enam bulan, namun fakta dalam persidangan, tidak dipertimbangkan oleh majelis hakim. Dimana terdakwa sudah bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini.

Selain itu, ada saksi lain saat dilakukan penangkapan terhadap klien nya. Tapi hal itu tidak dijelaskan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari kepolisian.

 ”Kami sangat menyayangkan majelis hakim yang tidak mempertimbangkan beberapa fakta persidangan untuk dapat meringankan terdakwa. Seperti sikap klien kami yang berkerjasama dengan petugas kepolisian untuk mengungkap pengedar sabu ini,” tukas Mulkan.

Bahkan, kata dia, ada juga saksi lain saat dilakukan penangkapan. Dan itu tidak menjadi pertimbangan hakim.

Mulkan pun mengeluhkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) PN Cikarang, Apri Guno Putrantio, yang menuntut klien-nya tiga bulan lebih tinggi dari Ahmad Sanusi alias Hideng yang merupakan pengedar sabu.

”Klien kami hanya pengguna, masa dituntut lebih tinggi dari pengedar-nya?,” sesal Mulkan.

Meski vonis yang dijatuhkan kepada kline-nya itu tiga tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa, namun pihak kuasa hukum terdakwa akan melakukan banding. (pra)

 

Related Articles

Back to top button