Cikarang

ASN Korban Banjir Diperbolehkan Tidak Masuk Kerja

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memberikan kelonggaran bagi Aparatur Negeri Sipil (ASN) yang menjadi korban bencana alam, termasuk banjir untuk tidak masuk kerja.

Ketentuan tersebut menindak lanjuti Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti ASN.

q

Ia menjelaskan, untuk saat ini, meskipun sebagian wilayah Kabupaten Bekasi terendam banjir, tapi pihaknya belum mengetahui berapa jumlah ASN yang tidak masuk kerja lantaran rumah-nya terendam banjir.

”Pada awal terjadi banjir, Selasa (25/2), saya dapat informasi, cukup banyak ASN yang tidak masuk kerja, karena mengalami kebanjiran. Namun untuk data secara rinci, saya masih mencari tahu,” beber pria yang disapa Edo ini.

Lanjut Edo, dalam aturan tersebut juga dijelaskan, selama menggunakan hak cuti karena alasan penting, para ASN tetap menerima penghasilan. Penghasilan yang dimaksud, terdiri dari gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan, sampai dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur gaji, tunjangan, dan fasilitas ASN.

”Jadi, meskipun tidak hadir karena kondisi rumah terendam banjir, para ASN tetap mendapatkan hak-hak-nya,” terang Edo.

Sementara itu, salah satu staf pelaksana Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Ahmad Farid menuturkan, dirinya yang tinggal di daerah Kaliabang, Kecamatan Bekasi Utara, karena rumah-nya kebanjiran, terpaksa tidak masuk kerja.

”Saya memang tidak masuk kerja, dan hanya lapor kepada pimpinan jika rumah saya kebanjiran,” ucap Farid. (and)

 

Tags
Close