Metropolis
Trending

Banjir, Banyak ASN Absen

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejak beberapa wilayah direndam banjir selama dua hari ini, Badan Kepagawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) menyebut banyak ASN yang izin karena ikut terdampak banjir.

Namun, pihak BKPPD belum bisa membuka angka pasti. ”Kalau cuti belum, kalau izin banyak,” kata Kepala BKPPD Kota Bekasi, Karto, Rabu (26/2) kemarin.

Pada hari Selasa lalu, tercatat tidak hanya permukaan warga, beberapa akses jalan juga terendam banjir. Kondisi ini cukup menyulitkan warga Kota Bekasi untuk melintas sampai di tempatnya bekerja. Mayoritas mereka harus mencari jalan alternatif hingga melintas di atas Jalan Tol Layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

Sejumlah PNS dijelaskan Karto mengajukan izin untuk tidak masuk pada rentang waktu sejak hari Senin hingga Rabu (26/2) kemarin. Pihaknya memberikan izin kepada sejumlah PNS tersebut untuk tidak masuk lantaran rumahnya terdampak banjir.

Untuk mendapatkan izin tersebut, mereka harus melaporkan kejadian banjir yang merendam rumahnya, diantaranya melalui foto, alamat rumah, dan dampak banjir yang menimpa permukiman.

”Apakah dia mau cuti boleh atau izin boleh, tapi kalau sehari dua hari ya izin saja bisa,” lanjutnya.

Di waktu yang berbeda, pengamat pemerintahan, Adi Susila menyebut bahwa mengajukan cuti merupakan hak dari ASN. Cuti untuk PNS sendiri terdiri dari bermacam-macam jenis, diantaranya cuti karena alasan penting.

”Itu memang haknya ASN. Dalam UU ASN sudah diatur mengenai hak dan kewajiban,” jelasnya.

Ketentuan pengajuan cuti untuk PNS diatur dalam peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) nomor 24 tahun 2017. Kemarin, BKN telah memastikan bahwa pengajuan cuti lantaran menjadi korban banjir diperbolehkan, dan termasuk dalam kategori cuti karena alasan penting. (sur)

Close