Cikarang
Trending

Korban Banjir Dimudahkan Urus Surat Kendaraan

Kepala Unit Samsat Kabupaten Bekasi, AKP Bait Ferdinand.

Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Bekasi memberi kemudahan bagi masyarakat pemilik kendaraan bermotor korban banjir yang surat-suratnya rusak atau hilang.

Kepala Unit Samsat Kabupaten Bekasi, AKP Bait Ferdinand menyampaikan, persyaratan yang perlu dilengkapi untuk pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) rusak akibat banjir, diantaranya melampirkan dokumen yang rusak, baik STNK, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) serta Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli pemilik.

 ”Bagi masyarakat yang menjadi korban banjir akan kami bantu pengurusannya agar lebih cepat, tapi kalau prosedurnya tetap sama, harus ada KTP, BPPKB, cek fisik, laporan hilang,” ujar Bait.

Dijelaskan Bait, percepatan yang dimaksud, yaitu dengan menyiapkan loket khusus bagi pengurus STNK yang rusak akibat banjir.

”Prosedur tidak ada yang dihilangkan, cuma kami bantu percepat proses pengurusan melalui loket khusus, jadi tidak menumpuk dengan yang lain,” terang Bait.

Selain itu, pengurus STNK rusak akibat banjir, juga diminta untuk membawa surat pengantar atau surat keterangan dari RT/RW setempat.

”Tujuan surat pengantar RT/RW itu, bertujuan untuk mengetahui apakah benar bahwa dia (warga) itu korban banjir. Jadi selain laporan kepolisian, masyarakat juga bawa surat pengantar,” terang Bait.

Pria yang sudah dikaruniai dua buah hati ini menambahkan, adanya program prioritas banjir, karena bentuk kepedulian kepada masyarakat. ”Oleh sebab itu, kami membantu dengan memberikan pelayanan khusus, sehingga mereka merasa terbantu,” tandas Bait.

Sekadar diketahui, untuk pelayanan khusus korban banjir ini, belum ditentukan batas waktu-nya. ”Kami akan terus sosialisasikan, namun untuk waktunya sampai kapan, belum diputuskan,” pungkas Bait. (and)

 

 

Related Articles

Back to top button