Cikarang
Trending

Peduli Banjir, Bupati dan Forkopimda Turun Langsung

TINJAU BANJIR: Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, bersama jajarannya turun langsung ke lokasi banjir di perbatasan antara Kecamatan Cikarang Timur dengan Kecamatan Kedungwaringin, Desa Labangsari, Kabupaten Bekasi, belum lama ini. DOK.HUMAS/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi bersama Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) terjun langsung mengunjungi masyarakat yang menjadi korban banjir diberbagai wilayah.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja bersama Forkopimda, yakni unsur TNI, Polri dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi, mendatangi warga di perbatasan antara Kecamatan Cikarang Timur dengan Kecamatan Kedungwaringin, Desa Labangsari, Kecamatan Cikarang Timur, dan Kampung Bojong, Kecamatan Kedungwaringin, belum lama ini.

”Kami dari Pemkab Bekasi bersama Forkompimda, secara sigap menanggapi cepat dan merespon keluhan dari masyarakat. Supaya kebanjiran yang terjadi dapat terselesaikan dengan maksimal,” ujar Eka.

Dimana, kata dia, sebelumnya Pemkab Bekasi menaikkan status menjadi Tanggap Darurat terhadap bencana banjir di Kabupaten Bekasi.

”Saya akan terus bergerak beserta BPBD Kabupaten Bekasi, dan juga unsur Muspida terkait penanganan banjir maupun evakuasi, penyelamatan sekaligus penyediaan bahan pokok yang nantinya diberikan kepada masyarakat yang saat ini memang terdampak banjir,” terang Eka.

Dia mengakui, intensitas hujan dan naiknya air pada beberapa sungai yang ada di Kabupaten Bekasi, mengakibatkan hampir 20 kecamatan terendam banjir. Terdapat empat kecamatan yang terdampak banjir cukup parah, yakni Kecamatan Setu, Kecamatan Cibitung, Kecamatan Tarumajaya dan Kecamatan Babelan.

Terkait hal itu, Bupati juga menyiapkan langkah-langkah guna menyelematkan warga yang terkena banjir, termasuk memeriksa kesehatan warga yang ada di pengungsian. Mulai dari evakuasi hingga penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan.

Pemkab Bekasi juga menyediakan dapur umum, dan itu dilengkapi dengan layanan kesehatan, serta penyaluran bantuan berupa makanan dan pakaian sudah dilakukan sejak kemarin.

”Semoga kondisi ini tidak berlangsung lama, dan banjir segera surut. Saya akan terus berkoordinasi dengan unsur Muspida dan Muspika, agar bantuan dapat disalurkan dengan cepat dan merata ke semua kecamatan yang keadaannya terkena banjir,” tegas Eka.

Selain itu, Pemkab Bekasi juga akan mengantisipasi, dengan cara menginventarisir tanggul-tanggul mana saja yang rentan terhadap banjir, baik melalui penguatan-penguatan dengan cara memberikan karung-karung yang berisikan tanah.

Lanjut Eka, adapun mengenai status Tanggap Darurat, berfungsi agar pemerintah pusat, dapat memberikan bantuan bagi daerah yang ditetapkan statusnya menjadi Tanggap Darurat. Sehingga, Pemkab Bekasi, dapat mengupayakan agar semua warga yang terkena banjir segera diberikan pertolongan.

Eka juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bekasi, untuk menjaga kesehatan, dan waspada terhadap genangan air yang semakin tinggi. (and/adv)

 

Related Articles

Back to top button