Bekasi
Trending

Pendaftaran Cakades Dimulai

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Bekasi 2020 memasuki tahapan pencalonan. Mulai Minggu (1/3) kemarin, pendaftaran calon kepala desa (Cakades) dibuka hingga 7 Maret mendatang.

”Iya, Alhamdulillah sudah kita buka mulai pagi tadi pukul 08.00, sampai nanti jam kerja kita pukul 15.00. Dan sesuai jadwal tahapan ini dibuka selama tujuh hari kedepan, atau sampai 7 Maret 2020 mendatang,” kata sekretaris panitia Pilkades Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Ahmed saat ditemui Radar Bekasi di kantor Sekretariat Panitia Pilkades Desa Mangunjaya, Minggu (1/3).

Di hari pertama tahapan ini sudah ada satu bakal calon yang datang mendaftarkan, atas nama Mujayadi. Namun, pihaknya terpaksa mengembalikan lagi berkasnya untuk bisa dilengkapi kembali sesuai persyaratannya.

”Tapi sebetulnya begini, mereka mendaftar cuma berkasnya kita kembalikan lagi takut ada yang kurang. Jadi, mereka datang ini kita kasih lagi berkas apa-apa saja yang harus dilengkapi (Syaratnya),” ungkapnya.

”Dan kita sudah sampaikan juga, nanti sebelum tanggal 7 Maret persyaratan yang kita minta itu bisa diserahkan. Adapun sebelum diserahkan berkas yang ada itu harus yakin dan pastikan jika persyaratan yang kita minta dilengkapi semua,” sambungnya.

Lebih lanjut, diakui Ahmed, sosok dari bakal calon yang datang untuk mendaftar itu memiliki latar belakang sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau ASN yang masih aktif berdinas di kantor Kecamatan Tambun Selatan, dan merupakan putra asli Desa Mangunjaya.

”Dia berdomisili di RT 03/18. Putra asli Mangunjaya, dan dia tadi datang ke sini beserta saksi dan timsesnya berjumlah 6 orang,” terangnya.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD, Enop Can mengakui, seluruh tahapan dari penyelenggaraan Pilkades serentak 2020 telah sesuai tahapan, dan diharapkan dilaksanakan juga sesuai Peraturan Bupati (Perbup) tentang Juklak dan Juknis.

Dia menekankan, dalam tahapan pencalonan atau pendaftaran bakal calon ini para panitia tetap mengacu pada aturan yang sudah ada. Terutama, tidak memungut biaya kepada bakal calon maupun pihak lainnya karena seluruh kegiatan Pilkades ini sudah ditanggung sepenuhnya oleh APBD.

”Harapan kami, panitia tetap memegang teguh aturan yang ada untuk tidak memungut biaya apapun kepada bakal calon Kepala Desa. Selain itu, menjalani semua tahapan dengan sebaik-baiknya dan selalu menjaga netralitas agar pelaksanaan ini berjalan aman dan kondusif,” tandasnya.

Terpisah, Kabid Pemberdayaan Pemerintah Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Maman Firmansyah mengakui, memasuki tahapan pencalonan berupa pendaftaran Pilkades serentak 2020 ini baru ada lima panitia tingkat Desa yang ajukan RAB untuk pencairan dana bantuan.

”Iya, mas sampai hari kemarin kita baru menerima lima Desa. Antara lain, Desa Jayamukti, Sukarapih, Sukaraya, Telagamurni, dan Cikedokan. Sementara, untuk 11 Desa lagi kita belum terima,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Adapun berkaitan dengan kondisi itu, Maman menegaskan, proses penyerahan RAB dari panitia itu bisa dilakukan sambil berjalannya proses tahapan yang dilakukan panitia, namun pihaknya pun berharap bisa segera diselesaikan karena berkaitan dengan honor para panitia.

”Jadi, kami mempersilakan para panitia segera ajukan RAB dan seketika itu dilakukan, maka kami pasti akan segera memprosesnya sehingga hak para panitia pun dapat diterima,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Tambun Selatan, Junaefi mengakui, jika proposal RAB dari panitia Desa Mangunjaya saat ini memang belum diajukan kepada DPMD, karena ada beberapa revisi kemarin. ”Iya, itu kemarin ada revisi sedikit tapi ini sudah selesai dan Senin (2/3) ini akan diajuin ke DPMD,” singkatnya. (Cr49)

Related Articles

Back to top button