Berita UtamaMetropolis
Trending

Ratusan Warga Terjangkit DBD

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mencatat ada 124 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) awal tahun ini. Dari jumlah tersebut belum ada laporan korban meninggal dunia.

Jumlah tersebut juga diklaim menurun dari kejadian awal tahun 2019 lalu. Diketahui pada Januari dan Februari 2019, jumlah penderita DBD mencapai 865 orang dan dua orang meninggal dunia.

”Kasus DBD ada pengurangan, dibawah 50 persen dari tahun lalu berdasarkan bulan yang sama,” jelas Kadinkes Kota Bekasi, Tanti Rohilawati, Senin (2/3).

Tanti menyampaikan bahwa sejumlah intervensi tindakan sudah dilakukan untuk menekan angka kasus DBD di wilayah Kota Bekasi. Diantaranya dengan pemberantasan sarang nyamuk, pembentukan gerakan satu rumah satu Jumantik, dan pemberian Abate.

Penyebab penyebaran DBD di satu lingkungan ini dijelaskan lantaran kebersihan wilayah yang tidak terjaga dengan baik. Kebersihan wilayah harus tetap dijaga lantaran musim penghujan masih berlanjut, genangan air di wilayah permukiman warga bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak.

”Ada, dirawat ada tapi tidak ada kematian, mudah-mudahan tidak ada,” ungkapnya.

Angka kematian pada suatu penyakit atau Case Fatality Rate (CFR) dalam kasus ini diklaim tercapai. Dengan angka CFR sebesar 0,1 persen pada tahun 2019 lalu, angka ini disebut menunjukkan penilaian terhadap target dibawah atau kurang dari 1 persen angka kematiannya terhadap suatu penyakit.

Seluruh rumah sakit (RS) di Kota Bekasi diminta untuk patuh melaporkan kasus yang ditemukan di fasilitas layanan kesehatan. Jika tidak, akan menjadi catatan dinas kesehatan terhadap pengawasan RS yang bersangkutan dalam hal ini maupun penyakit lainnya. (sur)

Related Articles

Back to top button