Metropolis

Gunakan Fasilitas UNBK

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Pendidikan Kota Bekasi, menyebut tak ada alokasi anggaran pembelian mebel sekolah di tahun 2020 ini. Padahal bencana banjir beberapa waktu lalu sempat merendam sejumlah sekolah di Kota Bekasi.

Banjir sempat merusak sejumlah fasilitas sekolah termasuk meja dan kursi. Namun kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan sempat ada perbaikan untuk mebel sekolah yang rusak pascabanjir.

Menyiasati persoalan tersebut, pihaknya berencana mengalihkan fasilitas mebel Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

”Memang tidak ada pembelian mebel. Tapi kita mau ada pergeseran dari UNBK, nanti. Karena UNKB akan di hapus, makannya sayang untuk membeli baru, makannya yang untuk UNBK akan kita gunakan mebelnya,” kata Inay–sapa akrabnya–, kepada Radar Bekasi, Jumat (6/3).

Meski banyak bangku dan meja yang rusak pascabanjir, ia menyebut bahwa semuanya sudah diperbaiki dengan bantuan dari Provinsi Jawa Barat.

Dan menurutnya, meja bangku dari kayu dan besi sama kuat akan tetapi ada kelemahannya. Dirinya ingin pemeliharaannya diperhatikan.

”Saya tahu sulit menerapkan budaya memelihara. Maka saya ingin pemeliharaan lebih diprioritaskan dan juga menjadi jaminan bagi penyedia,” imbuhnya.

Untuk pengadaan mebel sekolah pihaknya merinci membutuhkan Rp240 juta untuk satu sekolah.

”SMPN 50 dikali Rp240 juta SDN 350 dikali Rp240 juta sama dengan Rp96 miliar, itu gambarannya, yang kita butuhkan untuk pembelian mebel, pasti tahun 2021 kita akan usulkan,” pungkasnya. (pay)

 

Close