Cikarang

Jalan Serang-Cibarusah Diperlebar April

DIGENANGI AIR: Pengendara melintasi Jalan Raya Cikarang-Cibarusah yang berlubang dan digenangi air, di Kabupaten Bekasi. ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Perbaikan dan pelebaran Jalan Raya Serang-Cibarusah akan dipercepat, meskipun pembebasan lahan belum rampung. Tujuannya, untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bekasi, sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Cecep Nur kepada Radar Bekasi, Jumat (6/3). ”Rencananya, sesuai dengan program kerja dinas, seharusnya realisasi pembebasan lahan sudah dilakukan bulan Juni 2019 lalu. Tapi tadi (kemarin,Red) sudah ditemukan solusinya untuk percepatan pembangunan,” kata Cecep.

Menurut dia, pada saat rapat berlangsung di Aula Kecamatan Cikarang Selatan, dari 36 bidang tanah itu dimiliki oleh 36 pemilik lahan pula.

Kemudian, juga ada beberapa permasalahan, yakni terkait masalah harga yang ditetapkan sebesar Rp 6,5 juta per meter. ”Awalnya memang ada negosiasi, karena angka Rp 6,5 juta. Tapi karena sudah sesuai apresial, sehingga semua pemilik tanah menyepakati,” terang Cecep.

Politisi PPP ini menambahkan, ada juga permasalahan dimana beberapa pemilik lahan yang sertifikatnya digadaikan di bank. Oleh sebab itu, nantinya Pemkab Bekasi melalui Bidang Pertanahan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, berkoordinasi dengan pihak bank. Supaya pelaksanaan pembangunan jalan bisa cepat terealisasi.

”Pada prinsipnya, saat rapat koordinasi ada beberapa permaslahan. Tapi, karena sudah ada musyawarah mufakat, pelaksanaan bisa berjalan pada bulan April,” ujar Cecep.

Untuk memastikan pembangunan Jalan Raya Serang-Cibursah yang merupakan jadi tanggung jawab pemerintah provinsi, Cecep yang merupakan anggota dewan dari Komisi III merupakan mitra dari dinas PUPR, akan melayangkan surat koordinasi, agar Pemprov Jabar bisa merealisasikan pembangunan.

Sementara itu, salah satu warga, Syahril (46) selaku pemilik lahan berharap, bisa dipercepat pembebasan lahan dan pembayarannya. Sebab, uangnya akan digunakan untuk membayar rumah yang baru yang akan ia tempati.

”Saya harap bisa cepat terealisasi, karena saat rapat antara pemerintah dan masyarakat sudah ada kesepakatan,” imbuhnya. (and) 

Related Articles

Back to top button