Metropolis

Pilah Langsung Sampah Warga

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Setelah memberlakukan kebijakan zero kantong plastik pada ritel dan supermarket, Pemerintah Kota Bekasi juga akan memberlakukan sistem baru pengangkutan sampah ke setiap warga di Kota Bekasi.

Sampah-sampah yang sebelumnya diangkut di tiap rumah tanpa proses pemilahan, kedepan sampah akan diangkut oleh petugas dengan proses pemilahan di tempat. Truk pengangkutan sampah pun tersedia tong organik dan anorganik.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengaku, tata kelola pengangkutan sampah berkelanjutan dan berkeadilan ini bertujuan untuk membiasakan warga mengelola sampah rumah tangganya sendiri kedepan.

”Sebab itu nanti setiap rumah akan berbeda-beda pembayaran iuran sampahnya setiap bulan, sesuai dengan jumlah sampah yang terbuang,” katanya, usai menghadiri Paripurna di DPRD Kota Bekasi Senin (9/3).

Menurut Tri, dalam sehari jumlah sampah di Kota Bekasi mencapai 1.800 ton, dimana 40 persennya adalah sampah anorganik atau plastik dan botol. Ia ingin warga disarankan bijak dalam memilah sampahnya sendiri.

”Kita juga mengimbau warga untuk bijak dalam memilah sampah sebelum dibuang seperti sampah plastik dan botol. Ini sebenarnya bisa diolah menjadi kerajinan tangan. Sedangkan sampah organiknya bisa dijadikan pupuk kompos,” ungkapnya.

Melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Pemkot akan segera melakukan sosialisasi dengan Ketua RT dan RW disetiap wilayah, untuk menentukan lokasi penjemputan sampah warga.

”Kita akan lakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada ketua RT dan RW di tiap-tiap lingkungan,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana menerangkan, bahwa pihaknya sedang menggodok draft kebijakan baru tersebut. Dan baru akan disosialisasikan ke sejumlah wilayah di Kota Bekasi.

”Iya nanti kedepannya kita akan menerapkan hal itu, untuk saat ini kita sedang bahas pilot project-nya dulu dan sosialisasinya kepada warga,” tutupnya. (pay)

Related Articles

Back to top button