Cikarang

Dua Pemuda Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan

Kapolsek Sukatani, AKP Makmur.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dua dari sepuluh pemuda asal Desa Sukamakmur, tewas setelah melakukan pesta minuman keras (miras), sementara delapan pemuda lainnya masih dirawat di klinik tempat tinggal mereka di Kampung Pulosemut, Desa Sukalaksana, Selasa (10/3). Kedua pemuda yang tewas, yakni Agus (20) dan Ridwan (20).

Kepala Desa Sukamakmur, Wawan Kurniawan mengatakan, dari keterangan warga yang melihat kejadian itu, sepuluh pemuda tersebut sedang minum-minuman keras di tempat hajatan (perkawinan). Menurutnya, mereka (sepuluh pemuda) usai minuman-minuman langsung pulang ke rumahnya masing-masing.

”Jadi, mereka ini pada minum di lokasi hajatan. Setelah minum, mereka pada pulang ke rumah masing-masing. Namun saat Selasa (10/3) )pagi, dua orang tewas sementara delapan orang lagi kritis, dan saat ini sedang dirawat di klinik terdekat,” ujar wawan saat dimintai keterangan.

Sementara itu, Kapolsek Sukatani, AKP Makmur menuturkan, setelah mendapat informasi kejadian tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi dengan meminta keterangan para korban yang sedang dirawat di klinik. Dimana lima pemuda diantaranya masih mendapat perawatan insentif, tiga pemuda lainnya dirawat di rumah masing-masing.

”Saya sudah mendatangi korban yang masih di rawat diklinik, dan juga meminta keterangan kepada ketiga korban yang keadaannya sudah mulai membaik guna kepentingan penyelidikan. Dan untuk dua orang yang meninggal dunia, sudah dimakamkan, setelah sebelumnya sempat dirawat,” terang Makmur.

Lanjut Makmur, pihak klinik berencana merujuk ke lima orang tersebut ke RSUD Cibitung. Pasalnya, di klinik itu kekurangan alat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tapi terhadap dua orang lainnya, sudah dimintai keterangan, karena miras oplosan dicampur dengan cairan suplemen.

”Keterangan dari dua orang yang keadannya sudah membaik, mereka ini mencampur miras oplosan tersebut dengan cairan suplemen. Sehingga mengalami keracunan,” tukas Makmur. (pra)

 

Related Articles

Back to top button