Metropolis

Tunggu Komitmen Pemerintah

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Warga Kota Bekasi belum percaya tarif Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan batal naik, meskipun Mahkamah Agung (MA) sudah mengabulkan gugatan pembatalan kenaikan iuran BPJS yang telah ditulis dalam putusan MA, Senin (9/3).

Sebelumnya, menjelang akhir tahun lalu, masyarakat Kota Bekasi berbondong-bondong turun kelas setelah beredar informasi kenaikan tarif BPJS Kesehatan yang rencananya dimulai awal tahun kemarin.

Gugatan atas pembatalan ini awalnya diketahui diajukan oleh Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) pada tanggal 2 Januari lalu.

”Masih menunggu kepastian komitmen pemerintah, meski MA sudah memutuskan,” ungkap salah satu warga Kota Bekasi, Vita Sari (33) yang sebelumnya turun kelas BPJS Kesehatan.

Doa bersama dengan empat orang anggota keluarganya yang lain sebelumnya memutuskan turun dari peserta kelas satu ke kelas tiga, lantaran rencana kenaikan yang sudah tertuang didalam Perpres dinilai terlalu besar.

Sementara ini, meskipun sudah mendengar informasi gugatan kenaikan tarif dikabulkan oleh MA dan mengaku senang, ia belum memutuskan untuk kembali ke kelas satu. Ia masih menunggu Presiden Republik Indonesia langsung yang mengumumkan pembatalan kenaikan iuran ini.

”Takutnya keputusan MA ini hanya karena ada wabah Corona, nanti kalau gak ada Corona malah balik lagi naik. Kalau presiden yang bicara bahwa BPJS tidak naik, baru saya berubah pindah kelas 1 lagi,” lanjutnya.

Di waktu yang berbeda, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Iqbal Anas Maruf melalui keterangan pers yang diterima oleh Radar Bekasi mengaku belum menerima putusan MA tersebut, dan belum bisa memberikan komentar lebih lanjut.

”Sampai saat ini BPJS Kesehatan belum menerima salinan hasil putusan Mahkamah Agung tersebut,

sehingga belum dapat memberikan komentar lebih lanjut,” ungkapnya.

Pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut terkait dengan kebenaran putusan MA tersebut, bersama dengan kementerian terkait sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Di pastikan bahwa BPJS Kesehatan akan mengikuti semua keputusan resmi dari pemerintah terkait dengan kebijakan kenaikan tarif BPJS Kesehatan. (sur)

 

Related Articles

Back to top button