Cikarang

Pembangunan Sarana Pendidikan jadi Prioritas

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja komit untuk meningkatkan fasilitas pendidikan, seperti pembangunan gedung sekolah dan ruang kelas. Termasuk penuntasan pengadaan meja-kursi (mebel) yang sama sekali belum ada di 1.754 ruang kelas.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi juga akan meningkatkan kualitas pendidikan melalui tenaga pendidik demi tercapainya sumberdaya manusia yang dapat berdaya saing. Oleh sebab itu, perlu adanya peningkatan prestasi siswa apabila didukung sarana dan prasarana pendidikan.

”Jadi, fasilitas pendidikan ini penting, dan dampaknya nanti ketika sudah lulus, dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan dapat diterima sebagai tenaga kerja di perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi,” ujar Eka, belum lama ini.

Kemudian, juga perlu adanya pengembangan teknologi informasi di sekolah, serta implementasi kurikulum berkarakter.

”Kami juga fokus dalam pembangunan dan rehab gedung sekolah,” terang Eka usai menutup kegiatan Forum Perangkat Daerah Kabupaten Bekasi Tahun 2020.

Ia menjelaskan, melalui kegiatan Forum Perangkat Daerah yang bertujuan untuk menyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021, penting dilaksanakan, karena dalam forum inilah dilakukan sinkronisasi atas usulan masyarakat yang masuk melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan dan pokok-pokok pikiran DPRD dengan rancangan RKPD.

”Saya berterima kasih atas kerja keras seluruh ASN, baik dari Bappeda maupun Perangkat Daerah yang telah mengikuti rangkaian acara

selama satu minggu lalu, dan sudah berhasil merumuskan program dan kegiatan yang mendukung secara langsung berbagai prioritas pembangunan sesuai dengan tema Pembangunan Tahun 2021,” beber Eka.

Dia menambahkan, agar rancangan RKPD yang telah disusun dalam Forum Perangkat Daerah ini harus sejalan dan mendukung prioritas pembangunan Kabupaten, Provinsi dan Nasional dan berdasarkan Renstra dan RPJMD Tahun 2017-2022.

”Saya harap, rancangan RKPD yang telah disusun dalam Forum Perangkat Daerah dengan baik dan matang, berdasarkan RPJMD dan Renstra tahun 2017-2022, mendukung prioritas pembangunan Kabupaten, Provinsi dan Nasional. Sesuai kebutuhan masyarakat, tepat sasaran dan berorientasi kinerja outcome serta efisien secara anggaran,” tegasnya.

Lanjut Eka, bahwa penyusunan RKPD juga harus memperhatikan kelengkapan daya dukung, baik administrasi maupun teknis lainnya. Oleh karena itu, dirinya mengingatkan kepada semua perangkat daerah agar kegiatan yang telah ditetapkan nantinya harus benar-benar bisa dilaksanakan, sehingga tidak lagi terjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) yang besar.

”Mengingat forum perangkat daerah bukan merupakan tahap akhir dalam proses perencanaan, saya mengimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus memantau perkembangan rencana kerja masing-masing sampai dengan selesainya tahap perencanaan dan penganggaran,”  tegas Eka. (and) 

 

Related Articles

Back to top button