Cikarang

DPRD Soroti Molornya Pembangunan Infrastruktur

Seorang pekerja mengggunakan alat berat untuk pengerasan saat perbaikan Jalan Inspeksi Kalimalang yang sempat amblas beberap waktu lalu. ANDI/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Mundurnya pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang rencananya akan mulai direalisasikan pada bulan Maret 2020 ini, menjadi pertanyaan dari masyarakat di Kabupaten Bekasi.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bekasi, Mohammad Nuh menuturkan, laporan dari masyarakat, belum melihat adanya kegiatan pembangunan infrastruktur di wilayah.

”Saat saya melintaa diberbagai wilayah, belum melihat ada kegiatan fisik pembangunan infrastruktur yang berjalan, seperti perbaikan jalan maupun yang lain,” beber Nuh.

Padahal, kata Nuh, awalnya sesuai pembahasan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, masyarakat sudah merasa optimis akan jika pembangunan berjalan sesuai yang direncanakan.

”Ini masih jadi pertanyaan kenapa belum ada tanda-tanda dilakukan pengerjaan atau pembangunan infrstruktur. Tapi saya juga belum dapat memberi informasi lebih banyak, sebab secara kelembagaan, kami juga belum berkomunikasi dengan eksekutif,” terangnya.

Lanjut Nuh, keterlambatan realisasi pembangunan ini juga perlu dievaluasi secara cepat, apakah ada sistem atau cara kerja yang bermasalah. Sehingga terjadi keterlambatan pembangunan.

Menurut dia, apabila terjadi keterlambatan pembangunan, nantinya juga akan berdampak kepada masyarakat yang terhambat untuk menikmati berbagai fasilitas dan layanan dari pemerintah.

”Kami akan lakukan rapat koordinasi dengan masing-masing perangkat daerah melalui Alat Kelengkapan Dewan (AKD) maupun komisi,” ucap Nuh.

Ia menyampaikan, secara idealnya apabila pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada bulan November, maka seharusnya, di bulan Maret kegiatan sudah terealisasi.

Nuh menambahkan, secara kelembagaan, DPRD yang bertugas sebagai fungsi pengawasan, hingga saat ini sudah tepat, namun terkait realisasi, disisi lain setiap tahun perencanaan demi perencanaan sudah dilakukan. Tapi realisasinya kembali mundur. ”Kami akan maksimalkan fungsi pengawasan untuk kepentingan publik,” tandasnya. (and)

Related Articles

Back to top button