Berita UtamaCikarang

Siswa SDN Bahagia 05 Terpaksa Nyeker

Siswa-SDN-Bahagia-05
TERGENANG AIR: Seorang murid berjalan melintasi genangan air di SDN Bahagia 05 Babelan Kabupaten Bekasi, Senin (6/1). Para murid SDN Bahagia 05 itu harus sekolah tanpa sepatu dikarenakan halaman sekolahnya yang tergenang air. ARIESANT/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Siswa di SDN Bahagia 05 disuguhi dengan pemandangan genangan air setinggi 30 sentimeter yang menyelimuti halaman sekolahnya pada hari pertama masuk, Senin (6/1). Bahkan, akibat kondisi ini hampir setengah dari jumlah siswa di sekolah ini memilih tak masuk sekolah.

Berdasarkan pantauan Radar Bekasi, genangan air di sekolah yang terletak di Perumahan Pondok Ungu Permai (PUP) sektor V, Kelurahan Bahagia ini tidak mengganggu kegiatan Belajar Mengajar (KBM) para siswa di sekolah tersebut.

Hanya saja, untuk melaksanakan kegiatan itu para siswa harus masuk ke dalam kelasnya tanpa alas kaki agar tak mengotori ruangan. Selain itu, mereka pun diajak melaksanakan kerja bakti bersama para guru sebelum mengadakan KBM di hari pertama sekolahnya.

Kepala Sekolah SDN Bahagia 05, Nihcaya mengatakan, kondisi genangan banjir di sekolah memang sudah kerap terjadi apabila hujan deraas mengguyur wilayahnya. Genangan di halaman sekolah ini, merupakan sisa hujan di awal tahun baru kemarin.

”Genangan ini imbas hujan deras awal tahun kemarin, dan memang sulit surutnya karena kondisi dari kontur tanah yang lebih rendah dari jalan yang ada di depan sekolahan. Dan banjir seperti ini bukan sekarang saja, akan tetapi sudah sering terjadi,” ungkap Nihcaya kepada wartawan, Senin (6/1).

Meski demikian, Nihcaya menegaskan, kondisi banjir yang menggenangi sekolah itu tidak sampai masuk ke ruang kelas siswa. Sehingga dipastikan tak akan mengganggu keberlangsungan KBM di sekolah tersebut.

”Untuk kegiatan belajar siswa tetap bisa dilaksanakan secara normal, karena untuk ruang kelas tidak sampai ikut tergenang, setelah sebelumnya sudah dilakukan peninggian bangunan lantai beberapa waktu lalu,” tegasnya.
Terpisah, Sekretaris Kelurahan (Sekkel) Bahagia Mawardi mengungkapkan, sekolah ini telah terendam banjir selama dua pekan.

”Genangan itu sulit surut pak selama musim hujan, dan kita juga sudah sempat melakukan kerja bakti bersama pihak sekolah dan warga, untuk mengatasi genangan air itu dengan mesin pompa air namun airnya balik lagi ke halaman karena got perumahan lebih tinggi,” kata Mawardi.

Dia menuturkan, kondisi genangan air yang ada di halaman sekolah ini sudah ada sejak dirinya bertugas sebagai sekel Bahagia tiga tahun lalu. Sampai hari ini dari Pemda memang belum ada solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

”Sekolah ini setahu saya, utilitas perumahan. Artinya, masih menjadi tanggung jawab developer untuk pemeliharaan dan perbaikannya, karena belum serah terima fasos-fasum perumahan. Dan untuk bisa mendorongnya, kewenangan dari PUPR,” tandasnya. (cr49)

Related Articles

Back to top button