Pendidikan

Punya Program Menjahit hingga Tata Rias

SLB
MERIAS: Sejumlah siswa SLB Negeri Jaya Kota Bekasi melakukan praktik program Tata Rias. Dewi Wardah Radar Bekasi

Radarbekasi.id – SLB Negeri Bekasi Jaya Kota Bekasi menjadi salah satu sekolah model terpilih yang akan menerapkan Pendidikan Antikorupsi (PAk).

”Terpilihnya SLB Negeri Bekasi Jaya sebagai sekolah percontohan Pendidikan Antikorupsi karena mungkin sekolah kami memiliki siswa yang cukup banyak di Jawa Barat dan beberapa pembiasaan juga sudah kami terapkan,” kata Kepala SLB Negeri Bekasi Jaya Kota Bekasi Suherman, kepada Radar Bekasi, Rabu (15/1).

Sekolah yang berlokasi di Jalan Mahoni Raya Bekasi Jaya ini memiliki 326 siswa. Budaya Antikorupsi dari hal-hal kecil sudah diterapkan di sekolah ini.

Contohnya, menekankan kedisiplinan dengan mengharuskan siswa untuk datang ke sekolah tepat waktu. Beberapa program keahlian yang dapat dipilih oleh siswa ada di sekolah ini. Mulai dari menjahit, membatik, hingga tata rias.

Selain itu juga memiliki ekstrakurikuler yang cukup banyak. Antara lain, Pramuka, Lari, dan Bulu Tangkis. Bahkan, telah melahirkan sejumlah atlet berprestasi di tingkat kota hingga nasional.

”Kita ingin seluruh siswa memiliki kemampuan dan keahlian sesuai dengan bidangnya, bukan hanya belajar yang menjadi kewajiban mereka, tapi bagaimana caranya setelah lulus dari sini mereka memiliki bekal yang cukup,” tegasnya.

Herman mengaku belum memiliki program yang akan diterapkan dalam Pendidikan Antikorupsi. Hingga saat ini, pihaknya sedang merumuskan hal itu.

”Karena ini baru, jadi kita masih memikirkan Pendidikan Antikorupsi apa yang bisa kita terapkan. Karena sebenarnya untuk siswa SLB sendiri hanya memiliki kemungkinan kecil untuk melakukan tindakan-tindakan korupsi,” pungkasnya. (dew)

Tags
Close