Berita UtamaPendidikan

Perkuat Materi Jelang UNBK

UNBK
BELAJAR: Sejumlah siswa saat mengikuti kegiatan belajar megajar di dalam kelas. Sejumlah sekolah saat ini belum memberikan kisi-kisi materi umum jelang pelaksanaan UNBK pada April mendatang.DOK/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sebentar lagi. Jika tidak ada halangan, akan dilaksanakan pada April mendatang. Namun, hingga saat ini sejumlah sekolah belum memberikan kisi-kisi kepada siswa.

Salah satu siswi SMK Taruna Bangsa Kota Bekasi Anggy Silvia mengaku, hingga saat ini dia belum mengetahui proses pelaksanaan UNBK, karena pihak sekolah belum memberikan kisi-kisi. ”Belum Nerima paling materi-materi kejuruan aja sih, kirain aku malah ga ada kisi-kisi UNBK paling yang sekarang dikasih sama sekolah pendalaman materi aja,” kata Anggy.

Hal serupa juga disampaikan oleh salah satu siswa SMKN 7 Kota Bekasi Irzal. Saat ini, katanya, yang diberikan sekolah hanya teori kejuruan saja. ”Belum disampaikan sih kalo buat kisi-kisi materi umum seperti Matematika ataupun bahasa inggris. Tapi kalau untuk pendalama materi udah dikasih sama pihak sekolah. Kalo untuk kisi-kisi kayanya belum disampaikan,” kata Irzal.

Wakil kepala sekolah bidang kurikulum SMA Tulus Bhakti Kota Bekasi Margo Cahyono mengaku sudah menyampaikan secara langsung kepada peserta ujian. Namun penyampaian belum dilakukan secara menyeluruh.

”Alhamdulillah sudah kami sampaikan kepada siswa terkait dengan kisi-kisi UNBK, menurut saya tingkat kesulitan di setiap soal berbeda-beda,” ujarnya kepada Radar Bekasi, kemarin (19/1).

Menurutnya kisi-kisi tidaklah terlalu sulit, namun materi-materi yang diulas perlu diulang kembali mengingat beberapa materi kisi-kisi yang muncul berkaitan dengan materi pembelajaran yang dipelajari pada saat kelas X. Kemudian dalam hal ini dibutuhkan adanya penyegaran materi.

”Dilihat dari Level Kognitif (LK) pada kisi-kisi UNBK nya, kita tahu bawa rata-rata tingkat kesulitannya mulai C1 pengetahuan sampai dengan C4 Analisis. Jadi menurut saya butuhnya penyegaran untuk guru kepada siswanya agar dapat mengingat kembali materi-materi yang sudah dipelajari,” tuturnya

Taksonomi atau klasifikasi tingkat kemampuan yang digunakan oleh pendidik untuk mengevaluasi mutu dan efektivitas pembelajaran. Biasanya mengacu kepada Taksonomi Bloom dimana dalam Taksonomi Bloom ini ada beberapa Kata Kerja Operasional yang menggambarkan bentuk perilaku yang ingin dicapai melalui suatu pembelajaran yang terdiri dari C1 sampai dengan C6. ”Kebetulan kalau di UNBK perhitungannya hanya dari level C1 sampai dengan C4 saja,” katanya. (dew)

Tags
Close