Pendidikan

Tunggu Arahan Gubernur

Radarbekasi.id – Kekosongan jabatan kepala sekolah (kepsek) dan pengawas di sejumlah SMA sederajat di Kota Bekasi hingga kini belum juga terisi.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Casmadi menjelaskan, bahwa penempatan kepala sekolah maupun pengawas diputuskan sesuai oleh Gubernur Jawa Barat. Hingga kini, pihaknya belum menerima surat keputusan yang dimaksud.

”Kalau penempatan itu sudah jadi kebijakan gubernur, kita KCD hanya mengusulkan mana-mana saja kandidat yang akan diseleksi untuk penempatan kepala sekolah dan pengawas. Sampai saat ini KCD belum diajak bersdiskusi terkait hal tersebut,” ujar Casmadi kepada Radar Bekasi, Selasa (21/1).

Diketahui, proses seleksi substansi telah dilaksanakan pada 18 Oktober 2020. Sebanyak 12 kandidat, masing-masing enam kepala sekolah dan enam pengawas dinyatakan lolos seleksi.

”Seleksi sudah dilaksanakan, kemudian diklat juga sudah dilaksanakan oleh kepala sekolah dan pengawas yang akan mengisi kekosongan di wilayah III. Jadi saat ini pihak KCD hanya tinggal menunggu arahan saja dari gubernur,” katanya.

Terdapat lima sekolah yang tak memiliki kepsek. Hingga kini, jabatan tersebut dirangkap oleh kepala sekolah lain. Diantaranya, kepsek SMAN 17 merangkap SMAN 6, SMAN 8 merangkap SMAN 3, SMAN 7 merangkap SMAN 8, SMAN 10 merangkap SMAN 13, dan SMAN 15 merangkap SMAN 4.

Casmadi berharap kekosangan ini dapat segera terisi. Selain itu, bakal kepala sekolah maupun pengawas yang menempati kekosangan tersebut dapat menjalankan pekerjaannya sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan.”

Saya berharap bagi kepala sekolah dan pengawas yang baru nantinya bisa mengisi kekosongan jabatan yang ada, kepala sekolah dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik serta bertanggung jawab menjadi pemimpin di instansinya masing-masing,” pungkasnya. (dew)

Close