Olahraga

PGSI Segera Rampungkan Formasi Atlet Porda

Rencana Terjunkan Atlet di Kejuaraan Asia

PGSI
FOTO BERSAMA: Atlet Gulat Kabupaten Bekasi, menjalani pemusatan latihan cabang (Pelatcab) di GOR Tambun, Kecamatan Tambun Selatan. DANI IBRAHIM/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Sebanyak 12 atlet Gulat Pekan Olahraga Daerah (Porda) tengah dimatangkan Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Bekasi. Mereka juga dipersiapkan mengikuti kejuaran tingkat Asia pada April 2020 mendatang.

Kejuaraan tingkat Asia, di The Stadium Sports and Tourism, Kota Padang, 11- 13 April 2020 menjadi agenda terdekat belasan atlet PGSI Kabupaten Bekasi.

Ketua PGSI Kabupaten Bekasi, Bondan menyatakan, agenda tersebut sekaligus ajang menguji kemampuan atlet Porda.

Kejuaraan International wrestling Festival the mayor of Padang Open Tournament, kata Bondan, sesuai untuk menguji kemampuan atlet porda, terlebih dengan kategori yang dipertandingkan di tiap nomor tanding.

Adapun nomor tanding pertama ada kategori U-15 tahun FW 46 kg, 50 kg, 53 kg, 63 dan kg. Kategori U-18 tahun GR 50 kg, 54 kg, 58 kg 63 kg dan kategori U-18 tahun FS 46 kg,50 kg,58 kg, 85 kg.

”Dalam finalisasinya, kita agendakan penerjunan atlet Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) atau Porda pada kejuaraan nasional (Kejurnas) Asia, di Padang,” ujarnya ketika dikonfirmasi Radar Bekasi, Minggu (25/1).

Rencana tersebut, kata dia, sudah disampaikan pada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi.

”Saya berharap KONI men-support apa yang sudah di programkan kami, dalam pemaksimalan atlet binaan skuad porda yang akan kami rampungkan,” harapnya.

Bondan menyampaikan, alasan dirinya menyasar kejuaraan tingkat Asia tersebut, supaya atlet junior dan senior yang dimiliki merasakan langsung kemampuan bertanding dengan atlet berkualitas. Selebihnya, yakni menambah jam terbang dan pengalaman.

”Ada dua kategori junior dan senior antara klub se-Asia. Wali Kota Padang Open ini pesertanya di dominasi negara-negara Asia. Yang sudah daftar hari ini ada dari Iran, India, Korea, Jepang, Thailand dan Vietnam,” bebernya.

Dia menambahkan, untuk regulasi Porda Pengurus Daerah (Pengda) PGSI Jawa Barat sudah menetapkan batasan usia. Usia maksimal 25 tahun atau kelahiran Januari 1997.

”Ada 12 atlet potensial kita di usia tersebut. Bila KONI mengizinkan, Kabupaten Bekasi, akan mewakili Jawa Barat pada kejuaraan tingkat Asia,” tuturnya.

Menurutnya, kejuaraan yang saat ini disasar PGSI sangat menentukan perkembangan atlet Porda. ”Kita memiliki target untuk bisa meraih medali emas maksimal di Porda nanti,” tukasnya. (dan)

Tags
Close