Olahraga

Kempo Pasang Target Tinggi di Popda

Kempo
ATLET PELAJAR: Puluhan atlet pelajar cabang olahraga Kempo Kabupaten Bekasi ketika melaksanakan ujian kenaikan tingkat. IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Bekasi, memasang target tinggi di Pekan Olaharag Pelajar Daerah (Popda) Jawa Barat 2020 di Tasikmalaya.

Ketua Perkemi Kabupaten Bekasi, Dadik Pranadi menyatakan, peningkatan target sesuai hasil kajian melihat potensi atlet pelajar yang mereka miliki saat ini.

”Perkemi sudah siap. Pelatcab sudah mulai berjalan. Kita sudah tetapkan 25 atlet kempo usia pelajar. Terdiri dari 14 putra dan 11 Putri. Dari semua atlet kita ada di posisi enam medali emas,” ungkapnya kepada Radar Bekasi, Selasa (28/1).

Lebih lanjut kata dia, para atlet pelajar Kabupaten Bekasi sudah dimatangkan di nomor- nomor yang akan dipertandingkan. Di nomor putra, sebanyak sembilan nomor yang akan diikuti terdiri dari tiga nomor Embu (kerapian teknik) dan enam nomor Randori (perkelahian bebas).

Sedangkan kelompok putri akan maju di tujuh nomor pertandingan. Tiga nomor Embu dan empat nomor Randori. Serta tambahannya yakni kelompok Campuran tiga nomor embu.

“Total nomor pertandingan 19 nomor. Di 19 nomor ini, raihan potensi emas sampai enam. Angka ini, dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang hanya meraih 3 emas, 5 perak dan 3 perunggu. POPDA 2020 ini, kami meningkatkan target kami menjadi 2 kali lipat,” tukasnya.

Sementara itu, terkait target yang saat ini di tetapkan oleh cabang olahraga (cabor) di akui Kepala Bidang (Kabid) Olahraga pada Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Asan Asari.

Meskipun, untuk penentukan target masih terlalu dini karena saat ini pemusatan latihan cabang (pelatcab) baru berjalan Januari 2020.

”Beberapa cabang memang dari 12 yang akan diturunkan sudah menyampaikan targetnya. Namun, itu belum sepenuhnya bisa kita inventarisir. Karena, verifikasi keseluruhan akan dilakukan di bulan Maret 2020,” katanya.
Dia berharap, dari persiapan yang saat ini dilakukan oleh setiap cabang olahraga, bisa menghasilkan target sesuai yang diharapkan.

”Kita sendiri masih belum bisa memastikan, karena lawan kita lumayan berat. Yakni Kota Bandung dan Bogor. Dua wilayah itu, memmiliki atlet pelajar yang sudah terpusat. Tapi, kita optimis bahwa tahun ini akan ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya, dimana kita (Kabupaten Bekasi ) berada di lima besar. Kalau sekarang, kita kemungkinan ada di minimal tiga, maksimalnya lebih,” tukasnya. (dan)

Related Articles

Back to top button