Berita UtamaOlahraga

Verifikasi Cabor Terhambat

Porda
PEMANGGILAN: Sejumlah cabang olahraga dibawah naungan KONI Kabupaten Bekasi ketika menjalani tahapan verifikasi sebagai langkah persiapan Porda Jawa Barat 2022. DANI IBRAHIM/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Proses verifikasi cabang olahraga (Cabor) yang tengah dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi tak berjalan mulus.

Sejumlah cabor memilih mangkir dari panggilan KONI terkait tahapan verifikasi yang tengah dilakukan.

Diketahui, verifikasi dilaksanakan sejak 27 Januari hingga 5 Februari 2020. Namun, hingga kemarin, hanya 40 persen cabor melaporkan data hasil pembinaan di tahun 2019.

Wakil Ketua Umum Binpres KONI Kabupaten Bekasi, Batong Sulaeman membenarkan kondisi tersebut. Padahal, hasil verifikasi menjadi ukuran untuk mengejar target meraih juara umum pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat 2022. Verifikasi juga sebagai upaya memantau proses pembinaan atlet yang dilakukan cabor.

”Saya sesalkan pada cabor yang tidak datang saat dilakukan pemanggilan. Saya bisa ambil kesimpulan, bahwa cabor yang tidak hadir tanpa alasan, tidak serius dalam mengurus cabor,” ujarnya ketika ditemui Radar Bekasi di ruang Binpres KONI Kabupaten Bekasi, Jalan Rawa Tembaga, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (3/2).

Lanjut Batong–sapaan akrabnya–menegaskan bahwa sanksi tegas akan diambil untuk menindak cabor yang mengabaikan proses verifikasi. ”Kita akan berikan sanksi, salah satunya tidak dikeluarkannya anggaran pembinaan di tahun 2020 ini,” tegasnya.

Pihaknya mempertanyakan keseriusan cabor melakukan pembinaan atlet salah satunya lewat tahapan verifikasi. ”Apakah benar memiliki atlet atau tidak. Lalu, kepengurusannya berjalan baik atau tidak. Kita benar-benar perlu mengetahui itu,” imbuhnya.

Di awal tahun 2020 ini, kata dia, verifikasi menyasar 57 cabang olahraga yang bernaung dibawah KONI Kabupaten Bekasi. Saat ini hanya 40 persen cabor yang memenuhi panggilan verifikasi.

”Dari pelaksanaan akhir Januari, kita baru memverifikasi sebagian. Bila di kalkulasikan, dari keseluruhan kita baru memverifikasi 40 persen cabor saja,” terangnya yang enggan membeberkan cabor mana saja yang absen pada proses verifikasi. (dan)

Tags
Close