PTMSI Kab Bekasi belum Helat Pelatcab

ilustrasi
ilustrasi

Radarbekasi.id – Pemusatan latihan cabang (Pelatcab) Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat 2022, mulai diwacanakan pengurus cabang (Pengcab) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Bekasi. Namun, agenda tersebut masih menunggu regulasi Porda.

Ketua Umum PTMSI Kabupaten Bekasi, Evan Prabowo menyatakan, pemetaan kekuatan lawan menjadi ukuran awal sebelum menjalankan Pelatcab Porda Kabupaten Bekasi. Pasalnya kata dia, tahapan pelatcab jangka panjang mesti tapat sasaran. Atlet yang dipersiapkan tak terbentur regulasi.


”Target pastilah juara umum. Tapi sebelum ke sana, kita masih membaca kekuatan lawan dulu. Kita sendiri, sudah memiliki enam atlet. Terdiri dari tiga atlet putri dan tiga atlet putra,” ujarnya ketika ditemui Radar Bekasi, di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, Jalan Rawa Tembaga, Kecamatan Bekasi Selatan, belum lama ini.

Lebih lanjut kata dia, untuk cabor tenis meja, venue pertandingan Porda 2022 sudah dipastikan di Subang Jawa Barat.


Namun karena batasan usia belum ditetapkan, lawan terberat masih eks Tuan Rumah Porda 2014 Kabupaten Bogor, disusul daerah lainnya Kota Bogor, Garut dan calon tuan rumah Porda 2022 yakni Subang.

”Di Porda lalu di Kabupaten Bogor, kita gagal dalam meraih medali emas. Medali emas karena diborong oleh Subang untuk putra dan Kabupaten Bogor untuk putrinya. Kalau porda nanti mereka masih turun, kita akan mematangkan strategi lebih dengan menyasar atlet binaan baru potensial, dengan level maksimal nasional,” tuturnya.

Subang, kata dia, memiliki atlet nasional. Di kategori putra ada Gilang dan Ade Kharisma untuk atlet putri.

”Atlet putra dan putri Kabupaten Bekasi harus memiliki prestasi di level nasional jika ingin juara umum. Tapi, kita masih menunggu regulasi usia, kalau dietapkan batas maksimal 27 tahun, maka potensi medali emas bisa diraih Kabupaten Bekasi,” katanya.

Evan tidak menampikan, bahwa atlet binaan yang dimiliki pengcabnya masih usia muda. Dalam pemaksimalannya, tinggal bagaimana atlet yang dimiliki rutin menghadapi tryout.

”Pada Porda Bogor lalu Kabupaten Bekasi meraih satu perak dan tiga perunggu. Di porda nanti, bila batasan usia maksimal 27, kita bisa bicara. Makanya, kita masih memetakan untuk target porda, Karena saat ini kita masih proses pemetaan, berdasarkan regulasi nanti,” bebernya.

”Pada tahun ini, para atlet akan difokuskan mengikuti turnamen yang digelar di beberapa daerah. Turnamen ini untuk meningkatkan mental dan pengalaman atlet dalam bertanding,” timpalnya. (dan)